Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Aceh Tamiang pada 1 Januari 2026 untuk meninjau pembangunan 600 hunian sementara bagi korban banjir dan longsor di Sumatera. Ia menegaskan penanganan bencana dilakukan secara serius tanpa status bencana nasional, meski korban jiwa mencapai 1.154 orang. Prabowo juga merespons kritik terhadap kunjungan menteri dan memuji kerja cepat BUMN melalui Danantara.
Pada 1 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi di Aceh Tamiang, Aceh, untuk mempercepat pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara sejak November 2025. Meski korban jiwa mencapai 1.154 orang, Prabowo menegaskan Indonesia mampu menangani tanpa menetapkan status bencana nasional. "Sebagai bangsa, sebagai negara, kita mampu menghadapi ya. Kita tidak perlu menyatakan bencana nasional," katanya dalam rapat tersebut.
Prabowo memuji Badan Pengelola Investasi Danantara yang berhasil membangun 600 unit Rumah Hunian Danantara (Huntara) hanya dalam 8 hari, dengan target 15.000 unit dalam tiga bulan di tiga provinsi terdampak. Hunian modular ini dilengkapi listrik, WiFi gratis, kasur, lemari, kipas angin, MCK komunal, klinik kesehatan, dan taman bermain anak. Ia menginstruksikan penggunaan material lokal untuk mengurangi panas, serta koordinasi ketat dengan BNPB dan pemerintah daerah agar tidak tumpang tindih. CEO Danantara Rosan Roeslani melaporkan realisasi dana CSR BUMN mencapai Rp655 miliar dari target Rp1 triliun.
Prabowo juga merespons kritik nyinyir terhadap kunjungan menteri ke lokasi bencana. "Tidak datang salah, dateng dicari kesalahan juga, ya enggak apa-apa," ujarnya. Ia mengoreksi istilah 'uang lelah' untuk prajurit TNI menjadi 'uang semangat' senilai Rp165 ribu per orang, menekankan tentara tidak boleh lelah. Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi meminta 42.727 hunian tetap, bantuan pangan enam bulan untuk 313.245 jiwa, dan BLT Rp1 juta per KK untuk 111.570 keluarga. Prabowo berjanji menghitung ulang agar tepat sasaran.
Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengusulkan Satgas Kuala untuk pengerukan sungai, yang disetujui Prabowo. Malam itu, tanggul jebol di Kampung Raja, Bendahara, menyebabkan banjir susulan, memperburuk situasi pascabencana November 2025. Pemerintah menyiapkan anggaran besar untuk pemulihan, dengan keterlibatan BUMN seperti Bank Mandiri dan Hutama Karya dalam infrastruktur dan relawan.