BUMN pastikan penyaluran bantuan dan pembangunan huntara di Aceh pascabencana

PT Pos Indonesia terus menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat di wilayah bencana Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang meski menghadapi kendala infrastruktur. Sementara itu, Bank Mandiri berkolaborasi dengan BUMN lain untuk membangun 600 unit Rumah Hunian Sementara di Aceh Tamiang, yang ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Januari 2026.

Bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Sumatera, khususnya Aceh, pada akhir 2025 meninggalkan dampak berat di Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang. PT Pos Indonesia (Persero) memastikan penyaluran BLTS Kesra tetap berjalan. Di Kota Langsa, Kantorpos tetap aktif meski wilayah kota baru saja dilanda banjir setinggi dada dan longsor. Executive Manager Kantorpos Kota Langsa, Aulia Arham, menyatakan bahwa penyaluran dilakukan melalui berbagai metode, termasuk langsung ke rumah warga terdampak.

"Pembagian BLTS Kesra di Kota Langsa kami lakukan dengan berbagai metode, baik dibagikan di kantorpos, maupun dibagikan langsung ke tempat lokasi warga yang terkena musibah banjir dan longsor. Total penerimaan BLTS Kesra tahap satu totalnya 42.000, Kota Langsa sebanyak 11.000, Aceh Timur 22.000, di Aceh Tamiang 10.000," ujar Aulia pada 2 Januari 2026.

Data tambahan mencakup 7.000 penerima terbaru, dengan Langsa 1.300, Aceh Timur 3.000, dan Tamiang 2.000. Kendala utama adalah pemadaman listrik dan gangguan internet di awal, sehingga petugas Pos melakukan pengiriman door-to-door untuk lansia, difabel, dan keluarga rentan. Penerima Asnawati dari Langsa Timur mengatakan, "Alhamdulillah perjalanan kami dari Langsa Timur ke kantor berjalan lancar. Dana yang saya dapat ini akan digunakan untuk memperbaiki rumah dan membayar tagihan listrik," di mana banjir di daerahnya mencapai satu meter.

Di Aceh Timur, layanan terpusat di Kantorpos Idi Rayeuk, dengan pengiriman langsung ke rumah-rumah. Sementara itu, upaya pemulihan melibatkan BUMN lain melalui program BUMN Peduli. Bank Mandiri berpartisipasi dalam pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, dikoordinasikan oleh Danantara Indonesia dan BP BUMN. Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi pada Kamis, 1 Januari 2026, didampingi CEO Danantara Rosan Roeslani dan COO Dony Oskaria.

"Danantara Indonesia membuktikan kita bisa membangun 600 hunian, semua pihak telah bekerja dengan gemilang, dengan cepat," kata Presiden Prabowo. Rosan Roeslani menekankan komitmen BUMN yang bekerja cepat di kondisi sulit untuk menyediakan hunian layak. Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, menyatakan sinergi lintas BUMN sebagai kunci pemulihan cepat, dengan target 15.000 unit Huntara dalam tiga bulan ke depan.

Setiap unit Huntara dirancang modular, dilengkapi dua kasur, lemari, kipas angin, listrik, Wi-Fi gratis, MCK komunal, klinik kesehatan, dan taman bermain. Bank Mandiri juga menugaskan 20 relawan untuk pendampingan di Gayo Lues dan wilayah Aceh lainnya, termasuk logistik, kesehatan, pendidikan sementara, dan dukungan psikososial.

Artikel Terkait

President Prabowo Subianto inspects construction of temporary homes for flood victims in Aceh Tamiang, Sumatra.
Gambar dihasilkan oleh AI

Prabowo tinjau pembangunan 600 hunian sementara di Aceh Tamiang

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Aceh Tamiang pada 1 Januari 2026 untuk meninjau pembangunan 600 hunian sementara bagi korban banjir dan longsor di Sumatera. Ia menegaskan penanganan bencana dilakukan secara serius tanpa status bencana nasional, meski korban jiwa mencapai 1.154 orang. Prabowo juga merespons kritik terhadap kunjungan menteri dan memuji kerja cepat BUMN melalui Danantara.

Korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, yang terjadi akhir November 2025 masih bergulat dengan kehilangan rumah dan kesehatan. Pemerintah menyediakan dana hingga Rp60 juta untuk pembangunan rumah, sementara bantuan makanan dan tenaga kesehatan turun untuk pemulihan. Upaya ini melibatkan kolaborasi nasional guna mempercepat kembalinya kehidupan normal.

Dilaporkan oleh AI

Kementerian Sosial mendirikan 30 dapur umum di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk menyajikan lebih dari 80 ribu porsi makanan per hari bagi korban banjir dan longsor. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya melakukan kunjungan ke lokasi bencana di Padang Pariaman dan Solok, menekankan distribusi logistik cepat sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. Berbagai kementerian juga menyediakan internet darurat, bantuan kebutuhan pokok, dan layanan administrasi kependudukan.

Pemerintah Indonesia mengumumkan bantuan langsung tunai minimal Rp8 juta per keluarga untuk pengungsi banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan ini meliputi pemulihan rumah dan ekonomi, di luar santunan kematian Rp15 juta serta dukungan logistik lainnya. Jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.129 jiwa per 24 Desember 2025.

Dilaporkan oleh AI

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban tewas akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat mencapai 914 orang, dengan 389 lainnya masih hilang. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pemulihan listrik dan jalur darat untuk memastikan pasokan logistik dan BBM. Pemerintah juga menyegel empat subjek hukum diduga merusak hutan yang berkontribusi pada bencana.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara melalui program Pertamina Peduli mendirikan dua tenda posko yang difungsikan sebagai sekolah dan pesantren sementara bagi anak-anak terdampak bencana alam di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Inisiatif ini memastikan keberlangsungan pendidikan di tengah kondisi darurat pascabencana. Kegiatan belajar mengajar perdana dilaksanakan pada Senin (5/1).

Dilaporkan oleh AI

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai membangun 24 titik sumur bor air baku di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, untuk menyediakan air bersih darurat pasca bencana banjir bandang. Inisiatif ini mendukung pemulihan kesehatan masyarakat setelah infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan mulai membaik. Menteri PU Dody Hanggodo menekankan urgensi air bersih untuk mencegah penyakit.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak