Pertamina Patra Niaga bangun pesantren dan sekolah sementara di Pidie Jaya

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara melalui program Pertamina Peduli mendirikan dua tenda posko yang difungsikan sebagai sekolah dan pesantren sementara bagi anak-anak terdampak bencana alam di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Inisiatif ini memastikan keberlangsungan pendidikan di tengah kondisi darurat pascabencana. Kegiatan belajar mengajar perdana dilaksanakan pada Senin (5/1).

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melalui program Pertamina Peduli mendirikan dua tenda posko yang difungsikan sebagai sekolah dan pesantren sementara bagi anak-anak terdampak bencana alam di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Posko ini berlokasi di kompleks Masjid At-Taqwa, Kota Meureudu, Kecamatan Meureudu, dipilih karena kemudahan akses, keamanan, dan suasana yang mendukung proses belajar mengajar.

Kegiatan belajar mengajar perdana dimulai pada Senin (5/1), bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah setelah libur. Pembelajaran terstruktur: mata pelajaran sekolah di pagi hari dan pendidikan Diniyah di siang hari, untuk menjaga keseimbangan pendidikan formal dan keagamaan. Fasilitas ini dimanfaatkan oleh sekitar 200 peserta didik, terdiri dari 50 siswa TK dan SD serta 150 santri Diniyah. Anak-anak mengikuti kegiatan dengan antusias, didampingi guru, pengajar, dan relawan Pertamina.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan bahwa inisiatif ini bagian dari komitmen mendukung pemulihan sosial pascabencana, khususnya di sektor pendidikan. "Kami memahami bahwa pendidikan anak-anak tidak boleh terhenti, meskipun berada dalam kondisi darurat akibat bencana. Melalui Posko Pertamina Peduli ini, kami ingin memastikan anak-anak di Pidie Jaya tetap dapat belajar dengan aman dan nyaman, sekaligus menjaga semangat mereka untuk terus bersekolah," ujar Fahrougi.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menekankan bahwa posko ini bertujuan membangkitkan semangat dan harapan baru bagi anak-anak terdampak. "Pertamina Patra Niaga berupaya mendukung keberlangsungan kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan. Kami berharap fasilitas ini dapat membantu menciptakan ruang belajar yang aman dan nyaman, sehingga anak-anak tetap memiliki semangat untuk belajar di tengah proses pemulihan pascabencana," tambah Roberth.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat.

Artikel Terkait

Volunteers, cadets, and Pertamina teams collaborate to restore hospital, schools, and markets in flood-hit Aceh Tamiang, signaling recovery.
Gambar dihasilkan oleh AI

Kolaborasi pemulihan layanan publik di Aceh Tamiang pascabencana

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Pascabencana banjir dan longsor di Aceh Tamiang, berbagai pihak berkolaborasi untuk memulihkan layanan kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Pertamina mendukung RSUD Muda Sedia dengan suplai energi dan air bersih, sementara pemerintah mengerahkan relawan ASN dan Praja IPDN untuk membersihkan fasilitas publik. Aktivitas pasar mulai ramai, menandakan geliat ekonomi yang pulih.

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pembangunan 36.669 unit hunian tetap bagi korban bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pembangunan akan dimulai setelah Idulfitri 1447 H/2026 dengan dua skema utama: in situ dan relokasi komunal. Koordinasi dengan pemerintah daerah dijadwalkan segera dilakukan.

Dilaporkan oleh AI

PT Pos Indonesia terus menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat di wilayah bencana Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang meski menghadapi kendala infrastruktur. Sementara itu, Bank Mandiri berkolaborasi dengan BUMN lain untuk membangun 600 unit Rumah Hunian Sementara di Aceh Tamiang, yang ditinjau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Januari 2026.

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan percepatan penanganan darurat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, serta Sumatra Barat sejak hari pertama kejadian. Pemerintah mengerahkan pesawat TNI AU untuk mengirim bantuan logistik, sementara tantangan seperti jalan putus dan komunikasi terganggu mempersulit evakuasi. Fenomena siklon tropis Senyar menjadi pemicu utama cuaca ekstrem tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan dana efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk mempercepat rehabilitasi pascabencana longsor dan banjir bandang di Sumatera. Upaya ini mencakup pemulihan infrastruktur energi dan telekomunikasi di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat. TelkomGroup telah mengaktifkan 90 persen base transceiver station di Sumatera Utara dan Barat, sementara fokus utama kini di Aceh.

Pemerintah pusat membentuk Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk menangani dampak banjir bandang di Sumatera, dengan posko induk di Banda Aceh sebagai wilayah paling terdampak. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menghubungi Presiden Prabowo Subianto selama rapat koordinasi untuk memastikan anggaran transfer ke daerah Aceh tidak dipotong. Berbagai tokoh menekankan semangat gotong royong dalam pemulihan.

Dilaporkan oleh AI

Education Secretary Sonny Angara led the inauguration of the country's first fully air-conditioned public school building in San Pedro City, Laguna.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak