Sumatra
Pemerintah gaji petani pulihkan sawah rusak bencana Sumatera
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan pemerintah akan menggaji petani melalui skema padat karya untuk merehabilitasi sawah yang rusak akibat bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Program ini bertujuan menjaga produksi pangan nasional, dengan biaya ditanggung pemerintah pusat. Total kerusakan mencapai 98.002 hektare, dengan target penyelesaian kerusakan ringan hingga sedang dalam tiga bulan.
Pemerintah pusat membentuk Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana untuk menangani dampak banjir bandang di Sumatera, dengan posko induk di Banda Aceh sebagai wilayah paling terdampak. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menghubungi Presiden Prabowo Subianto selama rapat koordinasi untuk memastikan anggaran transfer ke daerah Aceh tidak dipotong. Berbagai tokoh menekankan semangat gotong royong dalam pemulihan.
Dilaporkan oleh AI
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerapkan validasi biometrik dalam penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban bencana di Sumatera, sehingga penerima tidak perlu membawa KTP atau kartu keluarga. Skema ini memanfaatkan data sidik jari dan foto dari rekam kependudukan untuk memastikan identitas. Tujuannya agar bantuan tetap tersalurkan meski dokumen hilang akibat bencana.