Ilmuwan ungkap tiga penemuan dalam proses nuklir pembentuk emas

Fisikawan nuklir di University of Tennessee telah menemukan tiga hasil kunci mengenai proses penangkapan neutron cepat yang membentuk unsur berat seperti emas dalam peristiwa bintang. Penelitian mereka, yang dilakukan di fasilitas ISOLDE CERN, menjelaskan bagaimana inti atom tidak stabil membusuk. Hasil-hasil tersebut, yang diterbitkan di Physical Review Letters, dapat menyempurnakan model pembentukan unsur di alam semesta.

Unsur berat seperti emas dan platinum berasal dari peristiwa kosmik ekstrem, seperti tabrakan bintang, melalui proses penangkapan neutron cepat, yang dikenal sebagai r-process. Dalam reaksi berantai ini, inti atom menyerap neutron dengan cepat, menjadi tidak stabil dan membusuk menjadi bentuk stabil. Para ilmuwan selama ini kesulitan merinci transformasi nuklir ini, terutama untuk isotop langka yang umurnya pendek. Para peneliti dari University of Tennessee, termasuk mahasiswa pascasarjana Peter Dyszel dan Jacob Gouge, profesor Robert Grzywacz, profesor associate Miguel Madurga, dan research associate Monika Piersa-Silkowska, mengatasi kekosongan ini. Mereka membangun atas analisis data oleh research assistant professor Zhengyu Xu. Eksperimen menggunakan jumlah besar isotop langka indium-134, yang diproduksi dan dimurnikan di CERN's ISOLDE Decay Station. «Inti-inti ini sulit dibuat dan memerlukan banyak teknologi baru untuk mensintesis dalam jumlah yang cukup,» jelas Grzywacz. Indium-134 membusuk menjadi keadaan tereksitasi tin-134, tin-133, dan tin-132. Menggunakan detektor neutron khusus yang dibangun di UT dan didanai oleh National Science Foundation, para peneliti mencapai tiga terobosan. Pertama, mereka mengukur energi neutron dalam emisi dua neutron tertunda beta untuk pertama kalinya pada inti r-process. «Emisi dua neutron adalah yang paling penting,» kata Grzywacz, mencatat tantangan membedakan satu atau dua neutron karena perilakunya. Ini membuka jalan baru dalam mempelajari inti eksotik. Kedua, mereka mengamati keadaan neutron partikel tunggal yang diprediksi di tin-133, yang dicari selama 20 tahun. «Orang-orang mencarinya selama 20 tahun dan kami menemukannya,» ujar Grzywacz. Keadaan ini berfungsi sebagai perantara dalam emisi dua neutron, menunjukkan bahwa inti mempertahankan «memori» pembentukannya, menantang gagasan tentang «inti amnesiac». Ketiga, tim menemukan populasi non-statistik dari keadaan ini, menyimpang dari pola yang diharapkan dalam lingkungan pembusukan yang lebih bersih. Grzywacz menyamakan pembusukan tipikal dengan «sup kacang polong» tetapi mencatat kasus ini tidak mengikuti pola tersebut. Dyszel, penulis utama studi dari Jacksonville, Florida, menangani banyak pengaturan eksperimen dan analisis data. Pekerjaannya menyoroti peluang bagi ilmuwan awal karier di fisika nuklir. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa model saat ini mungkin perlu pembaruan untuk inti eksotik, meningkatkan prediksi penciptaan unsur berat.

Artikel Terkait

Realistic depiction of atoms dynamically moving before radiation-driven decay in a groundbreaking 'atomic movie' by scientists.
Gambar dihasilkan oleh AI

Peneliti membuat 'film atom' yang menunjukkan pergerakan atom sebelum peluruhan akibat radiasi

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Para ilmuwan di Fritz Haber Institute dari Max Planck Society dan kolaborator internasional mengatakan bahwa mereka telah merekonstruksi sebuah "film" waktu nyata tentang pergerakan atom selama hingga satu pikodetik sebelum peristiwa peluruhan yang dimediasi transfer elektron (ETMD), yang menunjukkan bahwa pergerakan nuklir dan geometri dapat sangat memengaruhi kapan peluruhan terjadi dan apa yang dihasilkannya.

Tim peneliti internasional telah mendeteksi tanda-tanda nukleus mesik η′ yang langka, sebuah partikel sekilas yang terperangkap di dalam inti atom. Keadaan eksotis ini, yang diamati dalam eksperimen berpresisi tinggi, menunjukkan bahwa massa meson η′ berkurang dalam materi nuklir yang padat. Temuan ini dapat menjelaskan bagaimana materi memperoleh massa melalui struktur ruang hampa.

Dilaporkan oleh AI

Tim ilmuwan internasional telah mengidentifikasi pulau inversi yang tidak terduga di molibdenum-84, sebuah inti dengan jumlah proton dan neutron yang sama. Penemuan ini menantang keyakinan sebelumnya bahwa wilayah semacam itu hanya terjadi pada isotop kaya neutron. Temuan ini mengungkapkan wawasan baru tentang deformasi nuklir dan gaya fundamental.

Para astronom telah mengidentifikasi sumber sinar-X yang tidak biasa dari bintang terang gamma-Cas sebagai pendamping katai putih tersembunyi yang menyedot material dari bintang tersebut. Data beresolusi tinggi dari misi luar angkasa XRISM mengonfirmasi bahwa emisi tersebut berasal dari materi yang memanas saat jatuh ke bintang yang tidak terlihat itu. Penemuan ini mengakhiri teka-teki yang telah memikat para ilmuwan sejak tahun 1970-an.

Dilaporkan oleh AI

Peneliti di Universitas Texas di Austin telah mengamati urutan fase magnetik eksotis dalam material ultratipis, memvalidasi model teoritis dari tahun 1970-an. Eksperimen tersebut melibatkan pendinginan nikel fosfor trisulfida hingga suhu rendah, mengungkap pusaran magnetik berputar dan keadaan teratur selanjutnya. Penemuan ini dapat menginformasikan teknologi magnetik nanoskala masa depan.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak