Eksplorasi Antariksa

Ikuti
Illustration depicting NASA's Orion spacecraft on safe reentry path during Artemis II mission after detecting helium leak, with crew visible and mission control monitoring.
Gambar dihasilkan oleh AI

Artemis II deteksi kebocoran helium namun tetap lanjutkan prosedur masuk kembali dengan aman

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Misi Artemis II NASA, penerbangan berawak pertama pesawat ruang angkasa Orion mengelilingi Bulan sejak 1972, telah mengalami kebocoran helium pada modul servisnya, namun para pejabat menyatakan hal tersebut tidak menimbulkan ancaman bagi kepulangan kru. Pesawat yang membawa astronaut Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen ini meluncur pada 1 April dan dijadwalkan untuk mendarat di Samudra Pasifik pada Jumat malam. Tim di darat telah menyesuaikan rencana penerbangan untuk mempelajari kebocoran tersebut sembari tetap mempertahankan kinerja yang normal.

Wahana antariksa Psyche milik NASA dijadwalkan melintas dalam jarak 2.800 mil dari Mars pada 15 Mei untuk mendapatkan dorongan gravitasi menuju asteroid targetnya. Manuver ini akan meningkatkan kecepatan wahana tersebut sekaligus memungkinkan pengujian instrumen ilmiahnya.

Dilaporkan oleh AI

Sebuah komet dari luar tata surya kita menunjukkan kadar air kaya deuterium yang jauh lebih tinggi daripada objek lokal mana pun yang pernah diamati. Temuan ini menunjukkan bahwa komet tersebut terbentuk dalam kondisi yang jauh lebih dingin daripada kondisi di lingkungan planet kita sendiri. Para peneliti menggunakan pengamatan dari dua teleskop besar untuk melakukan pengukuran tersebut.

Para peneliti telah menemukan alasan mengapa planet yang mengorbit dua bintang, seperti Tatooine dalam Star Wars, lebih langka dari perkiraan. Teori relativitas umum Einstein menyebabkan ketidakstabilan orbit yang melontarkan atau menghancurkan sebagian besar planet di sekitar bintang biner yang rapat. Hanya ada 14 eksoplanet sirkumbiner yang terkonfirmasi dari lebih dari 6.000 yang ditemukan.

Dilaporkan oleh AI

Sebuah tim peneliti telah memperkenalkan metode baru untuk mendeteksi kehidupan luar angkasa dengan mengidentifikasi pola statistik di berbagai planet, alih-alih berfokus pada dunia secara individual. Dipimpin oleh Harrison B. Smith dan Lana Sinapayen, pendekatan ini bergantung pada potensi kehidupan untuk menyebar antarplanet dan mengubah lingkungan planet tersebut. 'Biosignature agnostik' ini dapat membantu memprioritaskan observasi di tengah keterbatasan waktu penggunaan teleskop.

Para astronom telah menemukan bahwa bintang-bintang menua yang berekspansi menjadi raksasa merah menelan planet-planet raksasa yang mengorbit dalam jarak dekat. Sebuah studi terhadap hampir setengah juta bintang menunjukkan lebih sedikit planet semacam itu di sekitar raksasa merah yang lebih berevolusi, yang mengisyaratkan bahwa banyak di antaranya telah hancur. Temuan ini berasal dari data yang dikumpulkan oleh Transiting Exoplanet Survey Satellite milik NASA.

Dilaporkan oleh AI

Para ilmuwan berpendapat bahwa hantaman asteroid menciptakan lingkungan panas yang kaya bahan kimia yang dapat memicu awal kehidupan di Bumi. Sebuah tinjauan baru yang dipimpin oleh lulusan baru Rutgers, Shea Cinquemani, menyoroti sistem hidrotermal hasil dampak meteor sebagai tempat potensial bagi blok pembangun kehidupan. Sistem ini mungkin telah bertahan selama ribuan tahun, menyediakan kondisi ideal untuk biologi awal.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak