Baterai ion natrium uji coba performa kendaraan listrik dalam suhu ekstrem

Sebuah kendaraan listrik asal Tiongkok dengan baterai ion natrium berhasil menyelesaikan uji coba kecepatan tinggi di lintasan es di Tiongkok utara meski sempat mengalami pecah ban. Demonstrasi tersebut menyoroti performa teknologi ini dalam kondisi suhu di bawah nol derajat. Model Nevo AO6 milik Changan, yang dilengkapi dengan baterai dari CATL, dijadwalkan akan meluncur ke pasar akhir tahun ini.

Pada 5 Februari, sebuah sedan berwarna hitam dari Changan mencapai kecepatan 95 kilometer per jam di lintasan es di Tiongkok utara sebelum mengalami pecah ban pada suhu -32°C. Kendaraan tersebut berhasil berhenti dengan terkendali tanpa tergelincir, menunjukkan stabilitas paket baterai ion natriumnya.

Baterai ion natrium terbaru dari CATL mencapai kepadatan energi sebesar 175 watt-jam per kilogram dan mampu mempertahankan 90 persen kapasitasnya pada suhu -40°C. Dalam pemeriksaan keamanan terpisah, baterai tersebut tetap beroperasi meski telah dipotong menjadi dua.

Maria Crespo-Ribadeneyra dari Queen Mary University of London menggambarkan sel ion natrium sebagai awal dari pergeseran yang lebih luas dari dominasi litium. Moritz Schütte dari Aachen University mencatat bahwa biaya produksi terus turun dengan cepat di setiap generasi.

Elliot Richards, seorang pengamat kendaraan listrik yang berbasis di Shanghai, menyebut baterai ini sebagai "pembunuh litium" untuk kendaraan kelas menengah ke bawah dan aplikasi di iklim dingin. Sejumlah proyek penyimpanan berbasis ion natrium kini telah beroperasi di Tiongkok, Jerman, dan Amerika Serikat.

Artikel Terkait

A Tsinghua University team has developed an all-ceramic micro lithium-ion battery that operates stably at up to 150 degrees Celsius.

Dilaporkan oleh AI

China displayed cutting-edge electric vehicle battery technology at this year's Beijing Auto Show, emphasizing rapid charging innovations. Companies like CATL and BYD highlighted batteries capable of charging in as little as five minutes. The event positioned China as a leader in EV advancements.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak