Para pembuat undang-undang dari Partai Republik di South Carolina gagal memperoleh suara yang dibutuhkan pada hari Selasa untuk memperpanjang sesi legislatif dan menggambar ulang peta kongres, sehingga menghambat upaya yang didorong oleh Presiden Donald Trump untuk menghapus satu-satunya distrik DPR yang dikuasai Demokrat di negara bagian tersebut.
Senat negara bagian gagal mencapai mayoritas dua pertiga yang diperlukan untuk membahas redistricting setelah sesi reguler berakhir akhir pekan ini. Lima anggota Partai Republik bergabung dengan seluruh anggota Partai Demokrat untuk menggagalkan proposal tersebut, menurut laporan dari Columbia. Pemimpin Mayoritas Senat dari Partai Republik, Shane Massey, yang sebelumnya menentang upaya tersebut, menyampaikan pidato yang penuh semangat sebelum pemungutan suara, dengan menyatakan bahwa hati nuraninya tenang meskipun kemungkinan akan menghadapi konsekuensi dari pihak Partai Republik secara nasional. “Saya mengerti bahwa kemungkinan ada konsekuensi bagi saya secara pribadi karena berdiri di sini saat ini dan mengambil posisi seperti sekarang,” ujar Massey. Gubernur dari Partai Republik, Henry McMaster, sebenarnya masih dapat memanggil sesi khusus, meskipun kantornya sejauh ini telah menepis gagasan tersebut. Pemungutan suara ini membuat keinginan Trump untuk menghapus distrik yang dipegang oleh Rep. Jim Clyburn menjelang pemilihan paruh waktu tahun ini menjadi semakin sulit terwujud. Trump sempat menulis di media sosial pada hari Senin bahwa ia memantau pemungutan suara tersebut dengan cermat. Hasil ini sejalan dengan resistensi yang terlihat di negara bagian lain tahun lalu, meskipun negara bagian Selatan lainnya terus maju dengan penggambaran ulang peta setelah putusan Mahkamah Agung baru-baru ini.