Louisiana menangguhkan pemilihan pendahuluan DPR AS pasca putusan Callais

Menyusul putusan Mahkamah Agung AS pada 29 April 2026 dalam kasus Louisiana v. Callais yang menyatakan peta daerah pemilihan kongres negara bagian tersebut sebagai gerrymandering rasial yang inkonstitusional (sebagaimana telah dibahas sebelumnya dalam seri ini), Louisiana telah menangguhkan pemilihan pendahuluan mendatang untuk kursi DPR AS. Putusan ini berdampak pada salah satu dari dua distrik mayoritas kulit hitam yang dikuasai Partai Demokrat di negara bagian tersebut. Pemilihan pendahuluan lainnya, termasuk untuk Senat AS, tetap dilanjutkan pada 16 Mei.

Mahkamah Agung, dalam opini mayoritas yang ditulis oleh Hakim Samuel Alito, memutuskan bahwa “upaya negara bagian untuk memenuhi putusan Distrik Tengah, meskipun dapat dipahami, merupakan gerrymandering rasial yang inkonstitusional.” Penangguhan sebelumnya atas perintah pengadilan berakhir dengan putusan 6-3 tersebut, yang melarang pelaksanaan pemilihan di bawah peta saat ini.

Gubernur Jeff Landry (R) dan Jaksa Agung Liz Murrill mengumumkan penangguhan tersebut pada hari Kamis, menyatakan bahwa mereka sedang berkoordinasi dengan badan legislatif dan kantor Sekretaris Negara bagian untuk menyusun peta baru. Landry mengatakan perintah eksekutifnya mencegah pemilihan dilakukan di bawah peta yang tidak sah guna melindungi hak pemilih dan integritas sistem, serta memberikan waktu bagi pembuat undang-undang untuk melakukan penggambaran ulang yang adil.

Sekretaris Negara Nancy Landry mengklarifikasi bahwa pemilihan kursi DPR AS tetap ada di surat suara, namun suara tidak akan dihitung; pemberitahuan akan dimulai di tempat pemungutan suara awal pada hari Sabtu, meskipun surat suara untuk pemilih absen sudah dikirimkan. Linimasa untuk kelanjutan pemilihan belum jelas, dengan badan legislatif yang dipimpin Partai Republik diperkirakan akan mengambil tindakan, yang berpotensi menghapus satu kursi Partai Demokrat.

Anggota DPR Troy Carter (D), satu-satunya anggota kongres dari Partai Demokrat di Louisiana, mengecam putusan tersebut sebagai “pukulan telak,” serta memperingatkan tentang terancamnya kemajuan bagi distrik-distrik mayoritas kulit hitam dan tantangan bagi pemilih kulit hitam dalam memilih kandidat pilihan mereka tanpa perlindungan dari Undang-Undang Hak Pilih (Voting Rights Act).

Artikel Terkait

Louisiana Gov. Jeff Landry signs executive order postponing U.S. House primaries after Supreme Court strikes down congressional map.
Gambar dihasilkan oleh AI

Louisiana Gov. Landry postpones House primaries after Supreme Court Callais ruling on congressional map

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Louisiana Gov. Jeff Landry (R) postponed the state's U.S. House primaries until at least mid-July via emergency executive order following the Supreme Court's April 29, 2026, ruling in Louisiana v. Callais, which struck down the congressional map as unconstitutional under the Voting Rights Act. The move, praised by President Trump and Speaker Mike Johnson but challenged by a lawsuit, has caused voter confusion amid ongoing early voting for other races, as Republicans eye redistricting gains.

The U.S. Supreme Court ruled 6-3 on April 29 that Louisiana's congressional map, which included a second majority-Black district, constitutes an unconstitutional racial gerrymander. Justice Samuel Alito wrote for the majority that Section 2 of the Voting Rights Act requires proof of intentional discrimination, not just disparate impact. The decision, in Louisiana v. Callais, limits race-based redistricting and prompts new maps in several states.

Dilaporkan oleh AI Fakta terverifikasi

Legal fights over congressional maps are accelerating in multiple states as both parties maneuver for advantage before the November 2026 elections. A high-profile U.S. Supreme Court case involving Louisiana’s congressional map could have broader implications for how race is considered in redistricting under the Voting Rights Act and the Constitution.

California Gov. Gavin Newsom is facing Republican criticism over the election calendar set to fill two newly vacant U.S. House seats in the state — one left open by the resignation of Democratic Rep. Eric Swalwell and the other by the death of Republican Rep. Doug LaMalfa.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak