Kementerian Perhubungan Israel telah menyetujui Tesla untuk melakukan uji coba sistem mengemudi otonom berawas di jalan umum. Inisiatif ini berfokus pada integrasi teknologi ke kondisi lokal sambil mengutamakan keselamatan. Langkah ini bertujuan menjadikan Israel sebagai pusat inovasi kendaraan pintar.
Pada hari Minggu, 1 Februari 2026, Kementerian Perhubungan Israel mengumumkan persetujuannya bagi Tesla untuk menguji sistem Fully Self-Driving (FSD) di jalan umum negara tersebut. Uji coba akan melibatkan mengemudi otonom berawas, yang mengharuskan pengemudi tetap hadir di kendaraan setiap saat untuk mengawasi operasi dan memastikan keselamatan dalam kondisi dunia nyata. Kementerian menggambarkan ini sebagai langkah penting menuju kemajuan regulasi kendaraan di Israel. Pejabat menekankan bahwa program ini mendukung upaya untuk menciptakan kerangka regulasi bagi penggunaan rutin dan berawas sistem otonom di masa depan, dilakukan secara aman dan efisien. Tesla berencana menggunakan uji coba untuk mengevaluasi bagaimana sistem FSD berinteraksi dengan infrastruktur jalan Israel, pola lalu lintas, dan perilaku mengemudi lokal. Data yang dikumpulkan akan membantu menyempurnakan teknologi dan memandu pembaruan regulasi potensial untuk mengakomodasi kendaraan otonom. Pilot ini terbatas ruang lingkupnya dan diawasi ketat, dengan semua protokol keselamatan yang diperlukan sudah diterapkan. Keselamatan publik tetap menjadi prioritas utama, saat negara ini berupaya menempatkan diri sebagai pusat global untuk teknologi kendaraan pintar. Persetujuan ini didukung penuh oleh kementerian untuk memeriksa integrasi sistem canggih Tesla ke lingkungan mengemudi lokal.