Tesla mendapat persetujuan untuk uji coba mengemudi otonom berawas di Israel

Kementerian Perhubungan Israel telah menyetujui Tesla untuk melakukan uji coba sistem mengemudi otonom berawas di jalan umum. Inisiatif ini berfokus pada integrasi teknologi ke kondisi lokal sambil mengutamakan keselamatan. Langkah ini bertujuan menjadikan Israel sebagai pusat inovasi kendaraan pintar.

Pada hari Minggu, 1 Februari 2026, Kementerian Perhubungan Israel mengumumkan persetujuannya bagi Tesla untuk menguji sistem Fully Self-Driving (FSD) di jalan umum negara tersebut. Uji coba akan melibatkan mengemudi otonom berawas, yang mengharuskan pengemudi tetap hadir di kendaraan setiap saat untuk mengawasi operasi dan memastikan keselamatan dalam kondisi dunia nyata. Kementerian menggambarkan ini sebagai langkah penting menuju kemajuan regulasi kendaraan di Israel. Pejabat menekankan bahwa program ini mendukung upaya untuk menciptakan kerangka regulasi bagi penggunaan rutin dan berawas sistem otonom di masa depan, dilakukan secara aman dan efisien. Tesla berencana menggunakan uji coba untuk mengevaluasi bagaimana sistem FSD berinteraksi dengan infrastruktur jalan Israel, pola lalu lintas, dan perilaku mengemudi lokal. Data yang dikumpulkan akan membantu menyempurnakan teknologi dan memandu pembaruan regulasi potensial untuk mengakomodasi kendaraan otonom. Pilot ini terbatas ruang lingkupnya dan diawasi ketat, dengan semua protokol keselamatan yang diperlukan sudah diterapkan. Keselamatan publik tetap menjadi prioritas utama, saat negara ini berupaya menempatkan diri sebagai pusat global untuk teknologi kendaraan pintar. Persetujuan ini didukung penuh oleh kementerian untuk memeriksa integrasi sistem canggih Tesla ke lingkungan mengemudi lokal.

Artikel Terkait

Tesla Model Y demonstrating Full Self-Driving supervised ride-along through a European city roundabout, with passengers observing the system's real-world performance.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla meluncurkan ride-along FSD berawas di Italia, Prancis, dan Jerman

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla telah memulai ride-along penumpang untuk Full Self-Driving (Supervised) di Italia, Prancis, dan Jerman, memungkinkan masyarakat mengamati sistem dalam kondisi dunia nyata. Program ini bertujuan membangun kepercayaan menjelang persetujuan regulasi potensial di Eropa. Melibatkan sesi gratis hingga Desember, dengan tim Tesla mendemonstrasikan navigasi di jalan kota, bundaran, dan jalan raya.

CEO Tesla Elon Musk menyatakan bahwa Full Self-Driving (FSD) Supervised bisa menerima persetujuan regulasi di Belanda sejak 20 Maret. Ia membagikan pembaruan ini selama wawancara di Giga Berlin, mengutip informasi dari otoritas lokal. Persetujuan tersebut akan menjadi lampu hijau pertama untuk perangkat lunak tersebut di Eropa.

Dilaporkan oleh AI

Tesla telah mulai menawarkan perjalanan pendampingan penumpang untuk perangkat lunak Full Self-Driving (Supervised) di Italia, Prancis, dan Jerman. Program ini memungkinkan peserta mengalami sistem menangani lalu lintas dunia nyata dari kursi penumpang, dengan karyawan Tesla yang mengemudi. Inisiatif ini mendahului persetujuan regulasi yang diharapkan di Belanda pada Februari 2026.

Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional telah meluncurkan penyelidikan terhadap fitur Full Self-Driving Tesla setelah laporan kendaraan menerobos lampu merah dan memasuki jalur berlawanan. Penyelidikan ini mencakup hampir 2,9 juta kendaraan dan berasal dari puluhan insiden, termasuk tabrakan dan cedera. Regulator memeriksa apakah sistem tersebut memberikan peringatan yang memadai kepada pengemudi.

Dilaporkan oleh AI

CEO Tesla Elon Musk menyatakan bahwa Full Self-Driving (Supervised) bisa diluncurkan di Uni Emirat Arab secepat Januari 2026. Hal ini menyusul kunjungan terbarunya ke negara tersebut dan tanggapan langsung di X terhadap pertanyaan analis lokal. Berita ini memicu kegembiraan di kalangan pengguna yang menantikan fitur otonom canggih di kota-kota Timur Tengah.

Tesla memulai perjalanan robotaxi tanpa pengawasan di Austin, Texas, pada 22 Januari 2026, memajukan ambisi tanpa pengemudi di tengah perombakan langganan Full Self-Driving (FSD) efektif 14 Februari, rencana penjualan robot humanoid Optimus akhir 2027, penurunan pengiriman kendaraan, dan penyelidikan regulasi yang meningkat.

Dilaporkan oleh AI

Tesla memulai pengujian robotaxi tanpa pengawasan di Austin, Texas, pada 14 Desember 2025, dengan kendaraan Model Y kosong yang melaju di jalan umum, seperti yang dikonfirmasi oleh CEO Elon Musk. Tonggak ini menyusul uji coba diawasi sejak Juni dan bertujuan menantang Waymo, meskipun ada kecelakaan baru-baru ini dan hambatan regulasi.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak