Pameran Trademark Market yang menghadirkan ratusan brand lokal UMKM kembali digelar di Hotel Trans Luxury Bandung selama dua pekan. Acara ini diperpanjang dari empat hari menjadi delapan hari untuk mengakomodasi lonjakan pengunjung yang mencapai 70 ribu orang tahun lalu. Bank Mandiri mendukung sebagai mitra perbankan resmi untuk memperkuat sektor ritel dan UMKM.
Trademark Market, pameran yang selalu dinantikan pecinta fesyen di Bandung, digelar mulai 5-8 Maret 2026 untuk pekan pertama, diikuti 12-15 Maret untuk pekan kedua. Penyelenggara memperpanjang durasi acara menjadi delapan hari karena tahun lalu, hanya dalam empat hari, pengunjung mencapai 70 ribu orang, menyebabkan kepadatan yang tinggi.
"Tahun ini, kami menggelar Trade Mark selama dua pekan. Karena, tahun lalu pengunjungnya mencapai 70 ribu. Kalau hanya digelar 4 hari, bingung karena padat banget saking banyaknya. Makanya, kami buat lebih panjang 8 hari," ujar CEO Trademark Market, Saira Nisar, saat pembukaan pada Jumat (6/3/2026).
Acara ini memanfaatkan momentum Ramadan untuk memenuhi kebutuhan Lebaran, dengan pengunjung tidak hanya dari Bandung tetapi juga dari luar kota yang pulang kampung. Saira menambahkan bahwa banyak keluarga memanfaatkan kesempatan ini untuk berbelanja bagi anggota keluarga.
Pengunjung dapat menemukan beragam produk, mulai dari fashion dan modest wear, kecantikan serta perawatan kulit, gaya hidup dan aksesoris, hingga makanan dan minuman. Selain pakaian hijab, tersedia juga sepatu, tas, pakaian anak, dan pria. Beberapa tenant kuliner disediakan untuk berbuka puasa.
Menurut Regional CEO Bank Mandiri Region VI Jawa Barat, Nila Mayta Dwi Rihandjani, tahun lalu acara ini menarik 70 ribu pengunjung dengan 73 ribu transaksi. "Tahun ini, karena digelarnya lebih panjang maka pengunjung yang datang bisa dua kali lipat dan transaksinya akan dua kali lipat dari tahun lalu," katanya. Bank Mandiri berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penguatan UMKM dan sektor ritel, serta memperluas jangkauan pasar bagi pelaku usaha.