Satlantas Polrestabes Bandung mengungkapkan sejumlah titik kemacetan yang perlu dihindari warga saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 di Kota Bandung. Polisi telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan personel untuk mengurai kemacetan. Persiapan ini meliputi survei jalur dan pos pengamanan di berbagai lokasi rawan.
Satlantas Polrestabes Bandung mengidentifikasi sejumlah titik kemacetan di Kota Bandung yang diprediksi padat selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Menurut data polisi, titik-titik tersebut mencakup Jalan Surya Sumantri-DR Junjunan, Jalan Sukajadi-PVJ, Jalan Setiabudi-Lembang, Jalan Gegerkalong-Girang, Jalan Cipaganti-Setiabudi, Jalan Cihampelas, Jalan Soekarno Hatta Kopo, Jalan Otista, dan Pasar Baru. Selain itu, kemacetan juga berpotensi terjadi di Jalan Soekarno Hatta-Moch Toha-Buahbatu-Ibrahim Adji-Cibiru, Jalan Ahmad Yani-Cicaheum, serta Jalan Asia Afrika dan Jalan Braga.
Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Wahyu Pristha Utama, menyatakan bahwa persiapan telah dilakukan secara matang untuk mengamankan perayaan Nataru. Ini termasuk rapat lintas sektoral di tingkat polres dan Polda Jawa Baru bersama pemerintah terkait. "Kalau untuk titik-titik kemacetan itu sudah disiapkan personel untuk mengurangi. Tentunya pasti kita siapkan, dari awal kita sudah melaksanakan survei jalur bersama instansi terkait," ujar Wahyu pada Selasa (23/12/2025).
Polisi mendirikan satu pos terpadu, lima pos pelayanan, dan 23 pos pengamanan untuk mengawasi lokasi blank spot, titik macet, area rawan kecelakaan, serta pusat keramaian. Khusus untuk jalur wisata seperti Lembang, pihaknya berkolaborasi dengan jajaran Cimahi. Pada pagi hari, prioritas diberikan untuk arus kendaraan menuju Lembang, sementara setelah siang fokus pada arus balik ke Kota Bandung. Langkah ini diharapkan membuat perjalanan liburan akhir tahun berjalan lancar.