Uber Eats memperkenalkan Asisten Keranjang AI untuk belanja bahan makanan yang lebih mudah

Uber telah meluncurkan fitur baru berbasis AI bernama Cart Assistant di aplikasi Eats-nya untuk menyederhanakan belanja bahan makanan. Alat ini memungkinkan pengguna membangun keranjang belanja mereka dengan mengetik daftar atau mengunggah foto, secara otomatis menambahkan item sambil mempertimbangkan ketersediaan dan harga. Saat ini dalam beta, fitur ini membangun atas peningkatan AI terbaru di platform.

Uber sedang memperluas penggunaan kecerdasan buatan di aplikasi Uber Eats dengan memperkenalkan Cart Assistant, yang bertujuan untuk menyederhanakan proses belanja bahan makanan. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk «membangun keranjang belanja bahan makanan lebih cepat dan dengan usaha lebih sedikit» dengan memanfaatkan AI untuk mengisi keranjang berdasarkan daftar belanja yang diberikan.  nnUntuk mengakses Cart Assistant, pengguna mencari toko bahan makanan yang didukung dari layar utama aplikasi dan mengetuk ikon khusus di bagian atas. Mereka dapat memasukkan kebutuhan dengan mengetik daftar secara manual atau mengunggah foto dari daftar tulisan tangan; bahkan tangkapan layar bahan resep diterima. AI kemudian memilih item yang cocok, memperhitungkan ketersediaan stok, dan menampilkan harga beserta promosi apa pun.  nnPengguna memiliki fleksibilitas untuk menghapus saran yang tidak diinginkan, menukar item, atau menambahkan yang terlupakan nanti. Sistem memprioritaskan produk dari pembelian sebelumnya untuk meminimalkan penyesuaian. Uber mencatat bahwa Cart Assistant sedang dalam beta, sehingga kinerja dapat bervariasi.  nnPeluncuran ini mengikuti integrasi AI lainnya yang ditambahkan musim panas lalu, seperti gambar makanan yang ditingkatkan, deskripsi menu yang dihasilkan AI, dan ringkasan ulasan restoran. Fitur ini menargetkan tugas rutin belanja bahan makanan, di mana bantuan AI bisa sangat berguna.

Artikel Terkait

Illustration of Google Search AI Mode with Personal Intelligence feature integrating Gmail and Photos for personalized results.
Gambar dihasilkan oleh AI

Google adds personal intelligence to AI mode in search

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Google has launched an experimental 'Personal Intelligence' feature for its AI Mode in Search, allowing users to connect Gmail and Google Photos for more tailored responses. The opt-in tool, powered by Gemini 3, aims to make search results more relevant by drawing on personal data without training models on full inboxes. It rolls out first to paid subscribers in the US.

A Wired reporter experimented with DoorDash's new Tasks app, recording videos of everyday activities like laundry and cooking to train AI models. Gig workers earn money by capturing such footage, with the app monitoring hand visibility during recordings. The feature highlights a emerging form of AI-related gig work.

Dilaporkan oleh AI

Google has rolled out new Gemini AI tools for its Chrome browser, including a sidebar for multitasking and an integrated image generator. The updates also preview an 'Auto Browse' agent to automate web tasks. These enhancements aim to make browsing more personalized and efficient.

Microsoft has launched Gaming Copilot, an AI assistant designed to help PC gamers navigate in-game challenges. The tool integrates with the Windows Game Bar and Xbox mobile app, providing personalized guidance based on player data. It marks the company's ongoing integration of artificial intelligence into gaming experiences.

Dilaporkan oleh AI

At its Unpacked event on Wednesday, Samsung introduced the Galaxy S26 models and Galaxy Buds 4 Pro, with artificial intelligence taking center stage. New tools include an Ask AI feature in the browser and enhancements to Circle to Search for identifying purchasable items from images. The company also announced AI photo editing and various Galaxy AI updates.

Spotify has rolled out an AI feature that generates personalized podcast playlists based on user prompts. The update, available now to premium subscribers in select countries, builds on a similar tool previously introduced for music. It aims to help listeners discover new shows and revisit older episodes.

Dilaporkan oleh AI

Yahoo has unveiled Scout, a new generative AI 'answer engine' for its search platform, now available in beta. Powered by Anthropic's Claude model, it aims to provide synthesized responses to natural-language queries. The tool is part of a broader intelligence platform integrating AI across Yahoo's services.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak