Harga Tesla bekas naik setelah akhir insentif pajak EV

Harga rata-rata Tesla bekas naik 4,3% sejak insentif pajak US$7.500 untuk kendaraan listrik baru berakhir pada September, menurut data iSeeCars. Kenaikan ini kontras dengan penurunan harga EV bekas lainnya, di tengah lonjakan penjualan EV bekas. Pemilik Tesla diuntungkan saat nilai jual kembali pulih dari penurunan baru-baru ini.

Pasar Tesla bekas mengalami kenaikan signifikan setelah berakhirnya insentif pajak federal US$7.500 untuk kendaraan listrik baru pada September. Data iSeeCars menunjukkan bahwa harga rata-rata Tesla bekas naik 4,3% antara September dan Januari. Kenaikan ini sangat mencolok untuk Model S dan Model X mewah, yang mengalami kenaikan harga terbesar di antara EV bekas. Elon Musk mengumumkan pada Januari bahwa Tesla berencana menghentikan Model S dan Model X dalam beberapa bulan mendatang untuk mengalokasikan sumber daya ke proyek robot Optimus perusahaan. Sebaliknya, harga rata-rata EV non-Tesla bekas turun 3,6% selama periode yang sama, dengan Porsche Taycan sebagai satu-satunya pengecualian di antara model non-Tesla yang mencatat kenaikan harga. Sektor otomotif secara keseluruhan menghadapi 'musim dingin EV', yang ditandai dengan harga melonjak dan pabrikan membatalkan model baru setelah berakhirnya insentif pajak. Akibatnya, pembeli beralih ke pasar mobil bekas. Cox Automotive melaporkan bahwa penjualan kendaraan bertenaga baterai bekas melonjak 21% pada Januari dibandingkan tahun sebelumnya, sementara penjualan EV baru turun hampir 30%. Tesla mempertahankan dominasinya di pasar EV bekas AS, dengan Tesla bekas terjual lebih dari 10.000 unit dibandingkan Audi—merek terbesar kedua—pada Januari. Perkembangan ini memberikan kelegaan bagi pemilik Tesla, yang nilai jual kembali mereka anjlok sejak 2022 dan mencapai titik terendah tahun lalu. Penurunan itu terkait dengan reaksi balik atas keterlibatan Musk dalam pemotongan belanja pemerintah melalui perannya di DOGE, yang telah ia tinggalkan. Misalnya, harga rata-rata Model 3 bekas kini US$25.700, menawarkan pilihan terjangkau bagi pembeli yang menunggu janji Tesla yang belum terpenuhi untuk EV US$25.000.

Artikel Terkait

Illustration of Tesla stock decline on Wall Street amid slumping EV sales and showroom with unsold cars.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla stock declines over 2% on weakening EV demand

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla shares fell more than 2% on Monday amid concerns over slumping electric vehicle sales and rising investments in AI and robotics. U.S. EV demand dropped 30% year-over-year in January, partly due to the end of a federal tax credit. The decline comes as the company plans to double its capital spending to $20 billion for ambitious projects like robo-taxis.

Used Tesla vehicle prices increased by 4.3% from September 2025 to January 2026, bucking the trend of falling prices in the rest of the used EV market. This rise occurred after the federal EV tax credit ended on September 30, 2025, leading to a 20% drop in used EV market share. Non-Tesla used EVs saw prices decline by 3.6% during the same period.

Dilaporkan oleh AI

Used prices for the Tesla Model 3 have reached record lows in 2026, with some 2019 models available for under $19,000. This depreciation comes amid broader shifts in the electric vehicle market following the end of federal tax credits. While Tesla models generally saw price increases, older Model 3s present affordable options for buyers.

A UK-based YouTuber who switched to a Tesla Model 3 for a year has analyzed its real-world expenses, comparing them to diesel and petrol vehicles. His breakdown highlights significant fuel savings despite higher insurance costs. The experience underscores the long-term financial benefits of electric vehicles in Britain.

Dilaporkan oleh AI

Tesla's Cybertruck sales dropped sharply to 20,237 units in 2025, a 48.1% decline from 38,965 in 2024, according to Cox Automotive data. This marked the largest absolute sales drop among U.S. electric vehicles, amid broader EV market challenges including the end of a $7,500 tax credit. Despite the setback, Tesla remained the top EV seller in the U.S. with about 589,160 vehicles sold.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak