Volvo akan mengakhiri penjualan EX30 EV di AS setelah 2026

Volvo Car USA akan menghentikan penjualan SUV listrik EX30 dan EX30 Cross Country di pasar AS setelah model tahun 2026. Keputusan ini menyusul tantangan termasuk tarif, pergeseran produksi, dan penjualan yang lemah. Model-model tersebut akan terus tersedia di pasar lain.

Volvo mengumumkan bahwa mereka sedang mengakhiri produksi dan impor yang ditujukan ke AS untuk EX30 dan EX30 Cross Country, dengan kendaraan terakhir menyelesaikan model tahun 2026 pada akhir musim panas. Seorang perwakilan Volvo mengonfirmasi: “Volvo Car USA telah memutuskan untuk mengakhiri penjualan EX30 dan EX30 Cross Country di pasar AS setelah model tahun 2026.” Langkah ini datang di tengah tekanan keuangan dan pasar, termasuk kenaikan tarif dan penurunan penjualan kendaraan berlistrik, yang turun 60,5% di AS pada 2025 dibandingkan 2024. Volvo menjual 5.409 unit EX30 di AS pada tahun itu. EX30, sebuah SUV subkompak yang pertama kali diumumkan pada 2023 sebagai opsi terjangkau mulai di bawah $35.000, menghadapi hambatan sejak awal. Rencana awal untuk memproduksinya di China bergeser ke pabrik Ghent, Belgia, karena tarif pemerintahan Biden. Masalah perangkat lunak pra-produksi menunda kedatangannya ke AS hingga akhir 2024, dengan penjualan yang mulai meningkat pada awal 2025—tepat saat tarif pemerintahan Trump yang baru mulai berlaku. Harga saat ini di AS dimulai dari $40.344, mencapai hampir $50.000 untuk versi dual-motor. Meskipun dibatalkan, Volvo menyatakan EX30 akan tetap tersedia di pasar global, Meksiko, dan Kanada. Secara terpisah, EX90 miliknya, yang diproduksi di South Carolina, menghentikan ekspor model tahun 2026 ke Kanada karena tarif balasan. Seorang perwakilan menekankan: “Komitmen Volvo Cars terhadap elektrifikasi dan pelanggan kami tetap tidak berubah, dan kami menantikan untuk terus menyediakan opsi kendaraan berlistrik baru yang menarik bagi pelanggan kami di AS, termasuk EX60 yang benar-benar baru dan EX90 yang ditingkatkan.” Perusahaan mempertahankan targetnya untuk susunan global yang sepenuhnya berlistrik pada 2030.

Artikel Terkait

Photorealistic rendering of Tesla's upcoming compact SUV on a Chinese factory line with Elon Musk approving the design.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla developing compact affordable SUV amid strategy shift and sales slump, Reuters reports

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Tesla is developing a new compact electric SUV priced below the $36,990 Model 3 and measuring 168 inches (4.3 meters) long—shorter than the Model 3 (185.8 inches) and Model Y (188.7 inches)—according to Reuters citing four anonymous supplier sources. The all-new design awaits CEO Elon Musk's production approval and may launch first in China before expanding to U.S. and German factories, signaling a pivot back to core vehicles after a focus on robotaxis and humanoid robots.

Volvo has opened orders in the US for its upcoming 2027 EX60 midsize electric SUV. The vehicle starts at a base price of $58,400 and offers up to 400 miles of range depending on the trim.

Dilaporkan oleh AI

Tesla is undergoing a major strategic pivot amid a sharp sales decline in China, the end of Model S and X production to focus on robots, and plans to introduce its Semi truck in Europe. The company's challenges and ambitions are reflected in divided analyst opinions and ambitious production targets. This triple transition highlights Tesla's shift from traditional automotive manufacturing toward robotics and AI.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak