Sistem pangan
Sebuah studi baru yang diterbitkan awal bulan ini di Frontiers in Sustainable Food Systems telah mengungkap adanya kesenjangan antara advokasi dan bukti empiris dalam upaya meningkatkan skala sistem pertanian masyarakat adat untuk melawan dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian. Para peneliti yang dipimpin oleh Kamaljit Sangha dari Charles Darwin University meninjau 49 artikel mengenai praktik-praktik yang dilakukan oleh masyarakat adat dan komunitas lokal (IPLC). Temuan tersebut menyoroti berbagai manfaat seperti perlindungan tanah dan dukungan terhadap keanekaragaman hayati, namun menyerukan perlunya data lebih lanjut terkait produktivitas dan nilai ekonomi.
Dilaporkan oleh AI
Studi baru dari University of British Columbia mengungkapkan bahwa kebiasaan makan harus berubah untuk membantu membatasi pemanasan global di bawah 2°C. Peneliti menemukan bahwa setengah populasi dunia, termasuk hampir semua orang Kanada, melebihi tingkat emisi makanan yang aman. Perubahan praktis seperti mengurangi daging sapi dan pemborosan makanan dapat memangkas emisi secara signifikan.