Pengeditan Gen
Penghapusan NRF2 dengan CRISPR mengembalikan sensitivitas tumor paru-paru resisten obat dalam studi praklinis
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi
Peneliti di Gene Editing Institute ChristianaCare melaporkan bahwa menonaktifkan gen NRF2 dengan CRISPR memulihkan sensitivitas kemoterapi pada model kanker paru-paru non-kecil skuamosa dan memperlambat pertumbuhan tumor, dengan manfaat terlihat bahkan ketika hanya sebagian kecil sel tumor yang diedit. Karya ini diterbitkan secara online pada 13 November 2025 di Molecular Therapy Oncology.
Ilmuwan China He Jiankui, yang menjalani hukuman penjara karena menciptakan bayi pertama di dunia yang diedit gennya, kini berintensi mengejar pekerjaan serupa untuk memerangi penyakit Alzheimer. Ia telah mengkritik upaya Silicon Valley di bidang tersebut sebagai 'eksperimen eugenik Nazi'. Perkembangan ini menghidupkan kembali perdebatan etis dalam bioteknologi.
Dilaporkan oleh AI
Para ilmuwan telah menggunakan CRISPR untuk memodifikasi jamur Fusarium venenatum, menciptakan strain yang menghasilkan protein lebih cepat dan dengan emisi lebih sedikit. Versi rekayasa, bernama FCPD, mengurangi penggunaan gula sebesar 44% dan tumbuh 88% lebih cepat daripada aslinya. Ini menawarkan alternatif yang lebih mudah dicerna dan ramah lingkungan dibandingkan daging tradisional.