Spesies Baru
Para ilmuwan di Brasil telah menemukan spesies tungau parasit baru yang menyerupai kalung mutiara pada laba-laba kecil. Tungau tersebut, yang dinamai Araneothrombium brasiliensis, menempel pada laba-laba muda dan memakan cairan limfe mereka. Ini menandai catatan pertama keluarga tungau tersebut di negara itu.
Dilaporkan oleh AI
Peneliti di American Museum of Natural History mengumumkan penemuan lebih dari 70 spesies baru tahun ini, mencakup dinosaurus, mamalia, serangga, dan bahkan mineral baru. Banyak temuan ini muncul dari pemeriksaan ulang spesimen museum yang lama disimpan, menyoroti potensi yang belum dimanfaatkan dari koleksi sejarah alam. Penemuan ini menekankan kekayaan biodiversitas Bumi yang berkelanjutan di tengah kemajuan teknologi modern.
Peneliti di Universitas Tohoku telah menemukan spesies ubur-ubur berbisa baru, Physalia mikazuki, di perairan utara Jepang. Penemuan ini, yang diterbitkan pada 30 Oktober 2025, menyoroti bagaimana arus laut yang memanas memperluas rentang spesies laut. Analisis DNA mengonfirmasi spesies ini berbeda dari kerabat tropisnya.
Dilaporkan oleh AI
Peneliti di China telah mengidentifikasi spesies kadal gunung yang sebelumnya tidak dikenal di lembah atas Sungai Dadu dalam Pegunungan Hengduan di Provinsi Sichuan. Bernama Diploderma bifluviale, kadal ini memiliki lidah berwarna gandum yang khas dan berkembang biak di semak belukar semi-kering di ketinggian tinggi. Penemuan ini menyoroti keanekaragaman hayati wilayah yang kurang dipelajari.