Pada pertengahan abad ke-19, ahli matematika Bernhard Riemann mengembangkan ide groundbreaking untuk memahami ruang matematika. Konsep ini, yang dikenal sebagai manifold, meletakkan dasar bagi kemajuan dalam geometri dan fisika modern. Cerita ini berasal dari Quanta Magazine dan dipublikasikan di Wired.
Manifold mewakili pergeseran revolusioner dalam cara matematikawan mendekati ruang. Diperkenalkan oleh Bernhard Riemann pada pertengahan 1800-an, ia menawarkan kerangka fleksibel yang melampaui geometri Euclidean tradisional. Visi Riemann memungkinkan ruang melengkung yang bervariasi di wilayah berbeda, memengaruhi bidang jauh di luar matematika murni.
Ide ini terbukti menjadi dasar bagi geometri modern, memungkinkan deskripsi struktur kompleks di dimensi lebih tinggi. Dalam fisika, manifold menjadi dasar teori seperti relativitas umum, di mana ruang-waktu itu sendiri dimodelkan sebagai manifold melengkung. Karya Riemann, yang dirumuskan lebih dari 150 tahun lalu, terus membentuk penyelidikan ilmiah.
Akun asli muncul di Quanta Magazine, menyoroti dampak abadi kontribusi Riemann. Kata kunci terkait topik termasuk matematika, yang menggarisbawahi tempat intinya dalam disiplin tersebut.