Bluetti meluncurkan Charger 2 di CES 2026

Bluetti telah memperkenalkan Charger 2, perangkat yang mengisi daya baterai portabel secara bersamaan menggunakan panel surya dan alternator mesin kendaraan. Diluncurkan di CES 2026 di Las Vegas, perangkat ini menawarkan kecepatan pengisian lebih cepat dan kompatibilitas dengan beberapa stasiun daya. Peningkatan ini bertujuan untuk menguntungkan penggemar off-road dan camper dengan memastikan daya yang andal saat bepergian.

Charger 2 Bluetti mengatasi keterbatasan utama pendahulunya dengan mengintegrasikan daya dari panel surya dan alternator mesin. Dirancang untuk skenario off-road dan berkemah, perangkat ini terhubung ke alternator kendaraan untuk menarik energi saat mengemudi, memastikan baterai tiba di tujuan dalam kondisi penuh. Bagi pengguna dengan panel surya dipasang di atap, Charger 2 sekarang memungkinkan masukan simultan, menghilangkan kebutuhan memilih sumber. Sistem input ganda menerima hingga 600W dari panel surya dan 800W dari mesin, menjadikannya 13 kali lebih cepat daripada pengisi daya mobil standar, menurut Bluetti. Ia mengelola sumber energi secara cerdas berdasarkan ketersediaan dan dapat menangani beberapa stasiun daya Bluetti bersama dengan baterai ekspansi untuk pengaturan yang lebih besar. Fitur tambahan adalah kemampuan untuk menyalakan mesin secara jump-start jika diperlukan. Pemilik Charger 1 asli dapat meningkatkan dengan mudah, karena model baru menggunakan kabel yang sama, menghindari pemasangan ulang yang berantakan. Bluetti menawarkan peningkatan ini seharga $99 hingga 7 Februari. Bagi pembeli baru, Charger 2 dihargai $349 hingga tanggal yang sama, setelah itu naik menjadi $499. Peluncuran berlangsung di CES 2026, yang diadakan di Las Vegas dari 7 hingga 9 Januari. Acara ini menyoroti inovasi berkelanjutan dalam solusi daya portabel untuk gaya hidup luar ruangan dan mobile.

Artikel Terkait

Rivian R2 electric SUV on mountain road with $45,000 price and 345-mile range overlay, news illustration.
Gambar dihasilkan oleh AI

Rivian announces R2 electric SUV with base price of $45,000

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Rivian has revealed details of its upcoming R2 mid-size electric SUV, positioning it as a more affordable alternative to its R1 models and a competitor to the Tesla Model Y. The vehicle will launch with higher trims this year, while the entry-level Standard model arrives in late 2027 starting at $45,000. Key features include varying power outputs and ranges up to 345 miles.

Chinese automaker BYD unveiled its second-generation Blade Battery and flash-charging technology on Thursday, describing it as a major breakthrough in electrification. The battery offers the world's fastest charging speed, reaching 70% from 10% in five minutes under standard conditions, to address key challenges in China's new energy vehicle market.

Dilaporkan oleh AI

BYD has upgraded its Flash Chargers, first unveiled late last year, to deliver even faster charging: from 10% to 70% in five minutes and a full charge in about nine minutes, adding over 600 miles of range—rivaling gas pump speeds.

Anker's Solix C1000 portable power station is on sale, offering a reliable option for off-grid camping and road trips. The device, favored by reviewers, supports creature comforts during outdoor adventures as winter ends. It is available through Amazon.

Dilaporkan oleh AI

BYD has launched the Atto 3 EVO in Spain, the new generation of its 4.45-meter compact electric SUV. The model features the e-Platform 3.0 with rear-wheel or all-wheel drive options, and ranges exceeding 700 km in urban cycle.

Tesla has published a detailed blog post introducing Supercharger for Business, a program offering its charging expertise to commercial sites. The post highlights the network's scale and performance in 2025. It positions the service as a full solution with hardware, software, and support.

Dilaporkan oleh AI

Rivian has unveiled details of its upcoming R2 electric SUV, priced starting at $45,000, featuring advanced AI capabilities like Universal Hands-Free to compete with Tesla's Full Self-Driving. The R2 offers over 300 miles of range and strong off-road performance, positioning it as a more versatile alternative to the Tesla Model Y. Production is set to begin in 2026, with a full reveal on March 12.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak