ChargePoint telah memperkenalkan pengisi daya cepat DC Express Solo, yang mampu menyalurkan daya hingga 600 kW. Unit ringkas ini dirancang agar mudah dipasang di ruang sempit seperti area parkir toserba dan mendukung pengisian daya dua kendaraan listrik secara bersamaan. Produk ini menetapkan tolok ukur baru bagi pengisi daya mandiri di AS.
ChargePoint meluncurkan pengisi daya Express Solo di tengah pesatnya kemajuan teknologi baterai kendaraan listrik. Perangkat ini menarik daya DC langsung, menghilangkan kebutuhan akan inverter yang mahal, serta dilengkapi dengan Omni Port yang memiliki soket CCS1 dan NACS untuk kompatibilitas yang luas. CEO ChargePoint, Rick Wilmer, menyoroti keunggulannya dengan menyatakan, “Arsitektur pengisian cepat DC Express memberikan diferensiasi, tidak hanya melalui output yang lebih tinggi, tetapi juga bagaimana daya tersebut disalurkan secara ekonomis, efisien, dan fleksibel. Express Solo menggabungkan kepadatan daya yang tak tertandingi, input DC langsung untuk integrasi penyimpanan energi, serta arsitektur modular yang dapat ditingkatkan dengan biaya dan kerumitan minimal.” Pengisi daya ini dapat membagi kapasitas 600 kW-nya di antara dua kendaraan atau mendedikasikannya sepenuhnya untuk satu kendaraan, dengan rencana untuk berekspansi hingga empat colokan dan nantinya mendukung hingga delapan colokan. Perangkat ini juga memungkinkan aliran daya dua arah, yang memungkinkan kendaraan listrik untuk mengisi ulang penyimpanan energi di lokasi. Dibandingkan dengan pengisi daya berdaya tinggi yang ada saat ini, Express Solo sekitar 30 persen lebih murah untuk dibeli dan dioperasikan, menurut perusahaan. Peluncuran ini menjawab kesenjangan infrastruktur di AS, di mana sebagian besar Tesla Supercharger mencapai 250 kW, Electrify America mencapai puncaknya di 350 kW, dan stasiun IONNA di 400 kW per colokan.