Dana BNY Mellon Equity Income mencatat pengembalian 2.86% pada kuartal keempat 2025, melampaui patokan S&P 500 sebesar 0.20 poin persentase. Kinerja ini terjadi di tengah inflasi yang mereda dan pertumbuhan ekonomi tangguh yang meningkatkan kepercayaan investor. Kontribusi positif dari sektor keuangan dan teknologi membantu mendorong hasil tersebut.
Pada kuartal keempat 2025, BNY Mellon Equity Income Fund (Class A at NAV), ticker DQIAX, memberikan pengembalian 2.86%, sedikit mengungguli kenaikan 2.66% Indeks S&P 500. Kinerja unggul ini disoroti dalam komentar terbaru dana tersebut, yang diterbitkan pada 9 Maret 2026. Dengan demikian kondisi pasar yang lebih luas mendukung kenaikan ekuitas di seluruh dunia. Inflasi yang mereda di berbagai ekonomi utama, dikombinasikan dengan pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan visibilitas yang lebih jelas terhadap laba perusahaan, menjadi dasar bagi kepercayaan investor. Faktor-faktor ini bertahan meskipun adanya ketidakpastian geopolitik dan kebijakan yang berlangsung, memupuk sentimen risiko positif di pasar maju maupun berkembang. Di dalam dana, seleksi sekuritas di sektor keuangan dan teknologi terbukti sangat menguntungkan. Misalnya, Cisco Systems menonjol, mendapat manfaat dari lonjakan permintaan infrastruktur kecerdasan buatan. Perusahaan tersebut melaporkan pertumbuhan pendapatan year-over-year 7.6% dan pertumbuhan laba per saham 13.8%, disertai panduan optimis untuk masa depan. Keuntungan ini sebagian diimbangi oleh kinerja lemah di sektor barang konsumsi pokok dan layanan komunikasi. Secara keseluruhan, portofolio mempertahankan kecenderungan ke sekuritas yang lebih murah namun berkualitas tinggi dengan momentum laba positif. Manajer dana menyatakan keyakinan bahwa posisi ini sesuai dengan lingkungan pasar saat ini.