Pasutri di Palmerah viral karena merokok sambil bawa bayi

Sepasang suami istri menjadi sorotan media sosial setelah terlibat keributan saat berkendara sambil merokok dan membawa bayi di Palmerah, Jakarta Barat. Insiden ini terjadi setelah seorang pemotor lain menegur mereka, yang memicu respons marah dari pasangan tersebut. Video kejadian telah viral sejak 28 Januari 2026.

Insiden ini terjadi di wilayah Palmerah, Jakarta Barat, dan melibatkan pasangan suami istri yang berkendara dengan sepeda motor bebek tanpa helm serta tanpa pelat nomor belakang. Mereka terlihat merokok sambil membawa bayi, yang memicu teguran dari seorang pemotor lain. Video yang diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar menunjukkan pemotor tersebut berkata, 'Di motor enggak boleh ngerokok bro. Abunya kena orang.' Meski ditegur, pasutri tetap melaju sambil merokok. Di dekat Pasar Palmerah, perekam video menyiramkan air ke rokok yang dinyalakan, yang membuat suami marah dan menghentikan kendaraannya. Suami turun dari motor, memukul dan menendang perekam sembari berteriak, 'Gue bawa bayi. Gue anak sini, gue matiin lu.' Istri juga ikut menghakimi perekam karena menegur mereka. Keributan dipisahkan oleh warga sekitar, tetapi kedua pihak masih berargumen. Suami bertanya, 'Anak mana sih lu. Lu polisi? Gue tanya.' Perekam menjawab, 'Enggak boleh ngerokok di jalan, ada aturannya. Gue visum ya,' sambil mengancam akan melakukan visum atas pemukulan yang dialaminya. Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora, mengonfirmasi bahwa korban telah membuat laporan polisi pada 16 Januari 2026 malam, sebelum video menjadi viral. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai tindak lanjut polisi terhadap pasutri tersebut.

Artikel Terkait

Police officers from Polda Metro Jaya seize 120 etomidate vape cartridges on a table in Cengkareng West Jakarta.
Gambar dihasilkan oleh AI

Police seize 120 vape cartridges containing etomidate in west jakarta

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Polda Metro Jaya foiled the distribution of etomidate narcotics by seizing 120 vape cartridges in Cengkareng, West Jakarta.

A two-day-old baby girl was found abandoned in a nasi uduk cart on Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, South Jakarta, on March 3, 2026. The infant was reportedly left by her 12-year-old brother with a note stating their mother died during childbirth. Jakarta Deputy Governor Rano Karno has asked the Social Services Agency to handle the case.

Dilaporkan oleh AI

A man was beaten by residents in Tanjung Duren, West Jakarta, after being caught stealing a motorbike on Saturday, April 25, 2026. Locals chased, tied, and assaulted him before police intervened. The suspect is now undergoing examination at Grogol Petamburan Police Station.

A joint team in Majalengka district conducted an operation against illegal cigarettes on Wednesday (April 29, 2026) in two northern sub-districts, seizing about 150,000 sticks or 7,500 packs of various brands from several shops. The raid prevented potential state losses of around Rp111.9 million. Authorities pledge to carry out similar operations periodically.

Dilaporkan oleh AI

Two housekeepers jumped from the fourth floor of a boarding house in Bendungan Hilir (Benhil), Central Jakarta, on April 23, 2026. One died, while the other suffered broken bones. Police have begun questioning the employer, described as harsh, with the case now handled by Polda Metro Jaya.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak