ExpressVPN meluncurkan OpenBoundary untuk memblokir materi pelecehan seksual anak

ExpressVPN telah bermitra dengan Internet Watch Foundation untuk memperkenalkan OpenBoundary, alat yang dirancang untuk membatasi akses ke domain yang berisi materi pelecehan seksual anak terverifikasi tanpa mengorbankan privasi pengguna. Teknologi open-source ini menggunakan kontrol DNS sederhana untuk memblokir konten ilegal. ExpressVPN berencana mengimplementasikannya di seluruh layanannya, termasuk CyberGhost VPN dan Private Internet Access.

ExpressVPN mengumumkan pada hari Rabu kerjasamanya dengan Internet Watch Foundation (IWF) untuk meluncurkan OpenBoundary, teknologi baru yang bertujuan memungkinkan operator jaringan membatasi akses ke domain kriminal terverifikasi yang menampung materi pelecehan seksual anak (CSAM) secara aman dan transparan. OpenBoundary bekerja dengan memblokir akses ke semua domain CSAM yang diidentifikasi dan diverifikasi oleh IWF. Sebagai penyedia jaringan pribadi virtual (VPN), ExpressVPN menekankan bahwa meskipun VPN menyembunyikan identitas dan lokasi pengguna untuk melindungi privasi, VPN tersebut terkadang disalahgunakan untuk mengakses konten ilegal secara anonim. Alat ini mencegah pengguna mengakses domain yang diblokir tanpa memecah enkripsi, memeriksa lalu lintas, atau memantau aktivitas. «OpenBoundary bukanlah terobosan dalam kriptografi. Ini adalah kontrol DNS sederhana yang terfokus dengan baik untuk memblokir akses ke situs materi pelecehan seksual anak yang dikenal,» kata Peter Membrey, kepala petugas riset di ExpressVPN, dalam siaran pers. «Tidak ada enkripsi yang rusak. Tidak ada pemeriksaan lalu lintas. Tidak ada pemantauan. Ini sengaja dibuat lugas, karena sistem privasi kehilangan kepercayaan ketika menjadi tidak transparan.» ExpressVPN akan menerapkan OpenBoundary di layanannya sendiri, termasuk CyberGhost VPN dan Private Internet Access, serta telah menjadikan alat ini open-source untuk mendorong adopsi oleh penyedia VPN lain, penyedia layanan internet (ISP), dan platform cloud. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya lebih luas ExpressVPN «Not on My Network» untuk meningkatkan privasi dan perlindungan di lingkungan digital. Membrey menambahkan, «Itu jauh lebih besar daripada ukuran teknis tunggal mana pun. Yang kami katakan adalah bahwa infrastruktur privasi tidak harus membawa segalanya secara sembarangan. Dengan batasan yang jelas dan rekayasa yang teliti, memungkinkan bertindak tanpa melemahkan perlindungan yang diandalkan jutaan orang.» Perusahaan memposisikan OpenBoundary sebagai langkah menuju ruang daring yang lebih aman bagi keluarga dan anak-anak, sambil mempertahankan komitmen terhadap privasi pengguna.

Artikel Terkait

Illustrative graphic of ExpressVPN's new cybersecurity suite featuring password manager, masked email, identity monitoring, and encrypted AI apps on a laptop screen.
Gambar dihasilkan oleh AI

ExpressVPN launches four new standalone security apps

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

ExpressVPN has introduced a new cybersecurity suite featuring four standalone apps designed to enhance user privacy and security. The suite includes a password manager, masked email service, identity monitoring tool, and an encrypted AI platform, all integrated into its existing subscription plans. Two of the apps are available immediately, while the others will launch soon.

Proposed amendments to a UK bill aim to restrict children under 16 from using social media and virtual private networks to enhance online safety. Legal experts warn that these measures could require adults to undergo age verification for everyday online services, potentially compromising privacy. The changes build on the Online Safety Act, which took effect in July 2025 but has loopholes that tech-savvy users exploit.

Dilaporkan oleh AI

Critics in the UK are voicing strong opposition to proposals that could restrict access to virtual private networks through age verification requirements. The plans, aimed at enhancing online safety, have sparked concerns about privacy and internet freedom. It remains uncertain whether these measures will actually become law.

ExpressVPN has introduced an industry-first hybrid VPN browser extension and a new app for Meta Quest. These tools aim to provide users with enhanced control in browsing and virtual reality environments. The announcements were made on February 20, 2026.

Dilaporkan oleh AI

Pornhub's parent company Aylo announced it will restrict access for new users in the UK from February 2, citing concerns over the nation's Online Safety Act age-verification requirements. Existing users who have already verified their ages will retain access. The move protests what Aylo calls a flawed system that pushes users toward unregulated sites.

ExpressVPN is phasing out its legacy applications as part of a security update rollout. Users must update their apps by March 31 to maintain protection. Failure to do so will result in loss of VPN security features.

Dilaporkan oleh AI

Russia has implemented blocks on popular platforms including YouTube, Telegram and WhatsApp through DNS and deep packet inspection technologies. The government is promoting its state-controlled alternative, MAX, amid these restrictions. Citizens are seeking workarounds, though VPNs are also facing targeting.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak