Farina forgoes revenue to protect brand reputation

Louise Farina, managing director of the Cologne perfume house Farina in the ninth generation, opts for exclusivity for Eau de Cologne. She explains why the brand deliberately avoids mass-market distribution.

In the traditional headquarters in central Cologne, Louise Farina spoke with Handelsblatt. The trained perfumer in her mid-twenties leads the family business that is more than 300 years old.

Farina notes that heritage brands are popular with younger consumers. “Consumers now lack trust in many products and brands. With a brand like ours it is easier, because we as a family stand behind it,” she said.

The choice of selected retailers instead of large chains aims to protect origin and reputation. Napoleon and Goethe already used the Eau de Cologne.

Artikel Terkait

Maison Margiela telah memperkenalkan Scentsorium Collection, jajaran wewangian haute couture baru, dalam sebuah peragaan busana di Shanghai. Koleksi yang dilisensikan oleh L’Oréal Group ini menghadirkan enam aroma yang terinspirasi dari radikalisme dan emosi manusia. Koleksi ini akan diluncurkan secara eksklusif di butik merek tersebut di seluruh dunia pada 21 April.

Dilaporkan oleh AI

Jeanne Damas, pendiri merek fashion dan kecantikan Rouje, memperingati satu dekade sejak peluncurannya pada 2016 dengan inisiatif baru di bidang kecantikan, perhotelan, dan keterlibatan digital. Merek tersebut, yang dikenal dengan estetika gadis Prancis, melaporkan pendapatan delapan digit dan bertujuan memperluas kehadiran internasional serta kategori kecantikannya. Damas menekankan autentisitas dan koneksi dengan pelanggan di tengah tren gaya yang terus berkembang.

Around 1000 members of the Mulliez Family Association met on Friday and Saturday in Marcq-en-Barœul. Their president, Barthélemy Guislain, presented a new vision defining them as trusted shareholders.

Dilaporkan oleh AI

The restaurant chain La Mafia se sienta a la mesa, from grupo LMssLM, has announced it will be renamed La Famiglia se sienta a la mesa to end the controversy over its previous name. The change follows the Spanish Patent and Trademark Office's annulment of the brand after a complaint from the Italian embassy. The new name was selected from 800 proposals.

CEO Kering Luca de Meo memaparkan strategi 'ReconKering' pada acara Capital Markets Day perusahaan di Florence, Kamis, dengan tujuan memposisikan kembali grup barang mewah tersebut sebagai penantang utama. Rencana ini menargetkan penggandaan margin operasional berulang hingga sekitar tahun 2030 dan melampaui pertumbuhan penjualan pasar. De Meo, yang bergabung dari Renault tahun lalu, menyoroti tantangan terkini termasuk penjualan kuartal pertama yang datar dan penurunan performa Gucci.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak