IHSG berpotensi mendekati level 7.500 pada perdagangan Jumat ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan kenaikan hingga hampir menyentuh 7.500 pada sesi perdagangan Jumat, 10 April 2026. Hal ini disampaikan analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova, setelah IHSG menguat 0,39 persen ke 7.307,58 pada Kamis kemarin.

IHSG ditutup di atas garis SMA-20 pada Kamis lalu dan berpotensi menembus fraktal 7.323 hari ini, menurut Ivan Rosanova. "Tren naik bisa saja berlanjut lebih jauh hingga 7.497, asalkan tidak ada koreksi di bawah level 6.990," ungkapnya dalam riset harian Jumat.

Titik support terdekat berada di 6.990, diikuti 6.900, 6.744, dan 6.587. Sementara resistance ada di 7.436, 7.677, serta 7.856.

Ivan juga merekomendasikan lima saham potensial untuk investor. Di antaranya, PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) dengan rekomendasi buy on weakness di area 9.300-9.450 dan target 12.000; PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) take profit di 1.545; serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) speculative buy di 3.050-3.100 menuju 3.440.

Saham lainnya termasuk PT Barito Pacific Tbk (BRPT) beli di 1.500-1.600 target 2.070, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) trading buy di 4.250-4.330 hingga 4.640.

Artikel Terkait

The Composite Stock Price Index (IHSG) is projected to begin correcting in Tuesday's trading on April 14, 2026, after rising 0.56 percent to close at 7,500.18. Binaartha Sekuritas analyst Ivan Rosanova predicts a minor correction to the 7,160-7,230 area if the resistance line holds.

Dilaporkan oleh AI

The Composite Stock Price Index (IHSG) is projected to continue correcting in Tuesday's trading (April 28, 2026) due to selling pressure. It previously closed down 0.32 percent at 7,106.52. Binaartha Sekuritas analyst Ivan Rosanova recommends five potential stocks for investors to watch.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak