Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 13 poin atau 0,17 persen di level 8.221 pada perdagangan Jumat, 27 Februari 2026, setelah penutupan sebelumnya anjlok 1,04 persen ke 8.235,26. Analis memprediksi potensi koreksi lebih dalam atau rebound tergantung level support. Sentimen dipengaruhi kinerja Nvidia yang positif namun sahamnya anjlok di Wall Street.
Pada pembukaan perdagangan Jumat, 27 Februari 2026, IHSG melemah 13 poin atau 0,17 persen menjadi 8.221, setelah ditutup anjlok 1,04 persen di level 8.235,26 pada hari sebelumnya. Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memprediksi IHSG akan mencoba tes support di 8.200. "IHSG akan mencoba untuk tes support di 8.200 dan jika kuat di sana potensi short term teknikal rebound. Tapi jika break under 8.200, bisa koreksi hingga 8.050," kata Fanny dalam riset hariannya.
Support IHSG berada di level 8.126-8.200, sementara resistance di 8.280-8.320. Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, melihat IHSG telah menembus di bawah 8.252, mengonfirmasi koreksi subwave ii. "(IHSG) berpotensi menguji area 8.000-8.075 sebagai target ideal," ujar Ivan. Ia memprediksi peluang rebound jika penutupan harian di atas 7.898, dengan support di 8.074, 7.989, dan 7.835, serta resistance di 8.269, 8.363, 8.527, dan 8.812.
Sentimen regional dipengaruhi bursa Asia-Pasifik yang mayoritas naik setelah laporan kinerja Nvidia melampaui ekspektasi, didorong belanja Big Tech untuk prosesor AI. Indeks Nikkei 225 naik 0,29 persen, Topix 0,97 persen, KOSPI 0,52 persen, ASX 200 0,52 persen, sementara Hang Seng turun 1,4 persen, CSI 300 melemah 0,2 persen, dan Taiex stagnan. Di Wall Street, S&P 500 turun 0,54 persen, Nasdaq 1,18 persen, Dow naik 0,03 persen, dengan saham Nvidia anjlok lebih dari 5 persen meski laba dan pendapatan kuartal IV-2025 di atas ekspektasi.
Ivan juga merekomendasikan lima saham potensial: PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) buy on weakness di 6.350-6.450 target 7.000; PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) trading buy di 2.200-2.270 target 2.540; PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) beli di 750-780 target 880; PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) beli di 3.410-3.510 target 3.800; PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) beli di 2.010-2.090 target 2.420.