Illustration of Indonesia's IHSG index opening up 0.25% at 8,167.35 on the IDX trading floor, with traders monitoring green-gaining screens amid GDP anticipation.
Gambar dihasilkan oleh AI

IHSG dibuka menguat 0,25 persen di level 8.167,35

Gambar dihasilkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka lebih tinggi pada Kamis (5/2/2026) sebesar 20,63 poin atau 0,25 persen ke 8.167,35, di tengah perhatian investor terhadap data PDB 2025 dan perkembangan MSCI. Pelaku pasar bersikap hati-hati menanti rilis pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan 5 persen tahun-ke-tahun.

Pada pembukaan perdagangan Kamis pagi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat 20,63 poin atau 0,25 persen menjadi 8.167,35. Sementara itu, indeks LQ45 naik 2,69 poin atau 0,32 persen ke 835,49. Pergerakan positif ini terjadi di tengah sikap wait and see pelaku pasar terhadap data pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2025, yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik hari ini.

Konsensus pasar memperkirakan PDB 2025 mencapai 5 persen (yoy), lebih rendah dari 5,3 persen pada 2024. Untuk kuartal IV 2025, proyeksi 5,2 persen (yoy) dan 1,9 persen (qoq), dibandingkan 5,04 persen (yoy) dan 1,43 persen (qoq) pada kuartal III. "IHSG berpotensi bergerak dalam rentang 8.000-8.300," ujar pengamat pasar modal Reydi Octa di Jakarta.

Faktor lain yang memengaruhi adalah kelanjutan dialog mengenai Morgan Stanley Capital International (MSCI). "Jika terlihat ada kemajuan dalam dialog, maka dapat meredakan tekanan volatilitas, tetapi jika belum, maka tekanan jual masih bisa berlanjut," tambah Reydi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan peningkatan free float secara bertahap hingga 15 persen dalam tiga tahun, dengan mempertimbangkan kesiapan emiten dan kondisi pasar.

Dari sisi global, bursa Wall Street Rabu lalu variatif: S&P 500 turun 0,51 persen ke 6.882,72, Nasdaq anjlok 1,51 persen ke 22.904,58, sementara Dow Jones naik 0,53 persen ke 49.501,30. Pasar Asia pagi ini mayoritas melemah, termasuk Nikkei turun 0,61 persen ke 53.961,50 dan Shanghai 0,75 persen ke 4.071,26.

Meski demikian, satu laporan menyebutkan pembukaan IHSG di 8.154 dengan kenaikan 7 poin, yang bertentangan dengan data utama dari BEI. Investor juga mencermati data retail sales Eropa Desember 2025 (diproyeksi 2,3 persen yoy) dan pertemuan ECB serta BoE yang diperkirakan mempertahankan suku bunga.

Artikel Terkait

Illustration of IHSG opening higher on IDX trading floor despite Asian market weakness, with BI meeting anticipation.
Gambar dihasilkan oleh AI

IHSG dibuka menguat di tengah pelemahan bursa kawasan Asia

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka menguat 22,32 poin atau 0,24 persen menjadi 9.156,19 pada Selasa (20/1/2026), meskipun bursa saham kawasan Asia dan global melemah. Pengamat pasar memperingatkan potensi koreksi karena valuasi tinggi setelah rekor tertinggi kemarin. Pelaku pasar menanti hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diprediksi mempertahankan suku bunga acuan.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 29,79 poin atau 0,34 persen menjadi 8.676,74 pada Jumat (2/1/2026), didorong optimisme pelaku pasar menyambut tahun baru. Analis memprediksi penguatan berlanjut, dengan potensi menembus level 8.700. Menteri Keuangan Purbaya optimistis IHSG bisa capai 10.000 di akhir 2026.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka lebih rendah pada Selasa, 30 Desember 2025, dengan penurunan sekitar 16 poin ke level 8.627,40. Penurunan ini dipicu aksi ambil untung pelaku pasar menjelang penutupan perdagangan tahun 2025. Analis memproyeksikan potensi penguatan lebih lanjut jika indeks bertahan di atas level tertentu.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,29 persen di level 8.959 pada Rabu, 7 Januari 2026, mengikuti penguatan bursa Asia dan AS. Analis memprediksi potensi reli ke 9.000, didukung momentum bullish meski ada peringatan koreksi setelah kenaikan lima hari berturut-turut.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,62 persen ke level 8.991,75 pada Senin (12/1/2026), didorong arus modal asing dan sentimen global positif. Penguatan ini melanjutkan tren bullish pekan lalu, di mana IHSG sempat mencapai rekor tertinggi 9.002,92. Analis memprediksi konsolidasi di kisaran 8.860-9.000 pekan ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 43 poin atau 0,49 persen di level 8.969 pada Jumat, 9 Januari 2026, setelah penurunan tipis sehari sebelumnya. Analis memprediksi potensi kenaikan lanjutan jika bertahan di level support kunci. Faktor ini dipengaruhi oleh penyelidikan anti-dumping China terhadap Jepang dan data lapangan kerja AS yang lemah.

Dilaporkan oleh AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,65 persen atau 55 poin menjadi 8.604,59 pada akhir sesi pertama perdagangan Selasa, 2 Desember 2025. Kenaikan ini didorong oleh lonjakan sektor industri dan siklikal, sementara rupiah juga menguat terhadap dolar AS seiring optimisme pemangkasan suku bunga The Fed.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak