Mengatur keuangan agar tak boncos saat mudik Lebaran

Menjelang Lebaran 2026, mengatur anggaran mudik menjadi langkah penting untuk menjaga kenyamanan perjalanan pulang kampung tanpa beban finansial. Pemudik disarankan menyusun perkiraan biaya rinci, termasuk transportasi, konsumsi, dan dana cadangan. Selain itu, pengelolaan dana THR perlu bijak dengan menyisihkan sebagian untuk tabungan dan kebutuhan primer.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mengatur anggaran mudik Lebaran merupakan langkah esensial agar perjalanan pulang kampung tetap aman dan nyaman, tanpa membebani kondisi keuangan. Sebelum berangkat, pemudik sebaiknya menyusun perkiraan biaya secara rinci, mulai dari biaya transportasi, konsumsi selama perjalanan, hingga kebutuhan darurat. Dengan perencanaan matang, pengeluaran dapat lebih terkendali, sehingga pemudik tidak khawatir kehabisan dana di tengah jalan.

Selain itu, menyiapkan dana cadangan sangat penting untuk mengantisipasi kebutuhan tak terduga, seperti kenaikan harga tiket atau biaya tol. Disiplin mengatur anggaran sejak awal memungkinkan momen berkumpul keluarga saat Lebaran dinikmati tanpa beban finansial.

Untuk pengelolaan dana Tunjangan Hari Raya (THR), disarankan menyisihkan minimal 20-30% langsung ke tabungan atau dana darurat, tanpa menunggu sisa. Dahulukan kebutuhan penting seperti zakat, sedekah, kebutuhan hari raya, dan pembayaran tagihan. Buat anggaran belanja dengan pembagian sederhana: 30% untuk kebutuhan Lebaran, 30% tabungan, 20% berbagi dengan keluarga, dan 20% keinginan pribadi.

Hindari belanja impulsif dengan bertanya pada diri sendiri, “Apakah ini benar-benar dibutuhkan?” Sebagian THR juga bisa digunakan untuk hal produktif, seperti modal usaha kecil, investasi, atau membayar utang. Tips ini diterbitkan pada 10 Maret 2026, menjelang mudik Lebaran.

Artikel Terkait

Indonesian Finance Minister announces Rp 1.77 trillion funding for 2026 Hajj flight costs, reducing fees by Rp 2 million per pilgrim.
Gambar dihasilkan oleh AI

Government allocates Rp 1.77 trillion from APBN reserves for 2026 Hajj flight costs

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Indonesia's government has allocated an additional Rp 1.77 trillion from APBN reserves to cover 2026 Hajj flight costs amid rising avtur prices. This enables a Rp 2 million reduction in Hajj fees per pilgrim for around 220,000 participants. Finance Minister Purbaya Yudhi Sadewa said the funds come from prior-year budget efficiencies.

Indonesia's Ministry of Transportation (Kemenhub) advises holidaymakers to return from Lebaran 2026 on March 25 to 27 to avoid peak traffic. Peaks are forecast for March 24, 28, and 29. Work from anywhere (WFA) policy and 30% toll discounts support the recommendation.

Dilaporkan oleh AI

Viva.co.id compiles tips for maintaining general health and fasting during Lebaran mudik travel to stay fit. Articles by Siska Permata Sari were published on March 19, 2026. Tips cover physical preparation, hydration, rest, and eating patterns.

Prime Minister Mostafa Madbouly announced the advancement of government salaries for the next two months to ease financial pressures on households during Ramadan and Eid al-Fitr. The decision forms part of a EGP 40.3 billion social protection package aimed at supporting citizens' living standards. The announcement came at a press conference in the New Administrative Capital on Sunday.

Dilaporkan oleh AI

Indonesia's traffic police report that 42 percent of Lebaran 2026 holiday vehicles have not yet entered Jakarta. Chief Agus Suryonugroho said security continues via enhanced routine activities despite the closure of Operation Ketupat. A second return peak is expected on March 29, 2026.

PT Jasa Marga is urging road users to ensure sufficient e-toll balances before entering toll roads during the return flow to Jabotabek. Data from the Idulfitri holiday period shows 21,000 vehicles lacked balance at Kalikangkung Toll Gate. The advice aims to prevent queues at Cikampek Utama Toll Gate.

Dilaporkan oleh AI

Polri estimates about 143 million people, or 50 percent of Indonesia's population, will travel for Idul Fitri 2026. Wakapolri General Dedi Prasetyo stated that Polri will deploy over 161,000 personnel, alongside TNI for a total of 389,681, in Operation Ketupat to secure mudik flows.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak