Gugatan hukum Mike Huckabee terhadap Meta akan ditinjau di tingkat banding

Pengadilan banding federal akan mempertimbangkan gugatan hukum Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, terhadap Meta Platforms terkait iklan Facebook yang tidak sah.

Pengadilan Banding Sirkuit ke-3 AS telah menjadwalkan kasus ini untuk hari Kamis. Panel yang terdiri dari tiga hakim, yaitu Emil Bove, Peter Phipps, dan Arianna Freeman, akan meninjau masalah ini berdasarkan berkas perkara tanpa adanya argumen lisan. Bove sebelumnya pernah menjabat sebagai salah satu pengacara pembela pidana Presiden Donald Trump.

Artikel Terkait

Illustration of lawyers in court using AI for fake citations in a Meta Facebook lawsuit case.
Gambar dihasilkan oleh AI

Pengacara terancam sanksi akibat kutipan palsu AI dalam gugatan Facebook

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Sebuah pengadilan banding di Amerika Serikat telah memperingatkan bahwa para pengacara mungkin akan menghadapi sanksi setelah mengajukan banding yang berisi kutipan-kutipan fiktif yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Kasus ini bermula dari upaya untuk memaksa Meta menghapus unggahan kritis dari sebuah grup keamanan kencan di Facebook.

Consumer Federation of America telah mengajukan gugatan class action terhadap Meta, menuduh perusahaan tersebut gagal melindungi pengguna dari iklan penipuan di Facebook dan Instagram. Gugatan yang mendalilkan pelanggaran terhadap undang-undang perlindungan konsumen Washington D.C. ini mengklaim bahwa Meta telah menyesatkan pengguna dan lebih mengutamakan keuntungan daripada keamanan. Gugatan tersebut menyertakan contoh iklan penipuan yang ditemukan di pustaka iklan Meta.

Dilaporkan oleh AI

Juri di New Mexico memutuskan Meta bersalah karena melanggar undang-undang perlindungan konsumen negara bagian tersebut dan memerintahkan perusahaan itu untuk membayar denda sebesar $375 juta. Putusan ini muncul dari tuduhan bahwa Meta menyesatkan pengguna mengenai keamanan platform di tengah risiko eksploitasi anak. Meta berencana untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.

Meta telah memperkenalkan alat bertenaga AI dan peringatan pengguna untuk memerangi penipuan berskala industri di platformnya. Perusahaan tersebut menghapus 10,9 juta akun yang terkait dengan pusat penipuan kriminal pada 2025. Langkah-langkah ini mengikuti kolaborasi dengan penegak hukum dan tindakan hukum terhadap penipu.

Dilaporkan oleh AI

The PT, PV and PC do B federation filed a lawsuit at Brazil's Superior Electoral Court (TSE) to remove the social media profile “Dona Maria”, created by artificial intelligence with over 750,000 Instagram followers. The parties claim it engages in premature election campaigning and spreads disinformation against the Lula government and judiciary. The page's owner dismissed the action as 'despair'.

Polemik dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang melibatkan mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim memanas di media sosial, memunculkan fenomena 'sidang medsos'. Pengamat hukum Fajar Trio menyoroti bahaya intervensi opini publik yang berpotensi merusak independensi peradilan. Ia menekankan pentingnya menghormati asas sub judice.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak