Seorang hakim federal telah membatalkan dakwaan penyelundupan manusia dan konspirasi terhadap Kilmar Abrego Garcia, setelah menemukan bahwa kasus tersebut dicemari oleh motif dendam yang terkait dengan keberhasilan gugatan hukumnya terhadap deportasi yang salah atas dirinya ke El Salvador pada tahun 2025.
Hakim Distrik AS, Waverly D. Crenshaw Jr. dari Distrik Tengah Tennessee, membatalkan dakwaan tersebut pada hari Jumat, dengan menyimpulkan bahwa pemerintah gagal menyanggah anggapan bahwa penuntutan tersebut dilakukan sebagai tindakan balasan atas gugatan Abrego Garcia yang berhasil menentang pemulangannya ke El Salvador. (apnews.com)
Dalam putusan tertulis yang mengabulkan mosi pembatalan dari pihak Abrego Garcia, Crenshaw mengatakan bukti-bukti menunjukkan bahwa kasus tersebut tidak akan diajukan jika bukan karena gugatan hukum tersebut, seraya menyebut apa yang terjadi sebagai penyalahgunaan kekuasaan jaksa. Hakim menambahkan bahwa pengadilan tidak mengambil kesimpulan ini dengan gegabah. (apnews.com)
Abrego Garcia, yang deportasinya ke El Salvador pada Maret 2025 kemudian dinyatakan sebagai kekeliruan, menjadi titik sorotan dalam pertempuran hukum mengenai penegakan imigrasi pemerintahan Trump. Kasus pidana tersebut berpusat pada tuduhan bahwa ia menerima uang untuk mengangkut orang-orang di Amerika Serikat yang berada di negara tersebut secara ilegal, dengan dakwaan yang bermula dari pemberhentian lalu lintas di Tennessee pada tahun 2022. (apnews.com)
Departemen Kehakiman mengatakan pihaknya berencana untuk mengajukan banding atas pembatalan tersebut, menyebut putusan itu “salah dan berbahaya,” menurut The Associated Press. (apnews.com)