Merek wewangian milik Bella Hadid, Ôrəbella, mengumumkan peluncuran parfum kabut untuk tubuh dan rambut pada hari Senin. Produk-produk tersebut akan mulai tersedia di rak-rak toko di AS pada 10 April dan Inggris pada 12 April, secara eksklusif di Selfridges. Hadid mendeskripsikan ekspansi ini sebagai cara untuk mengintegrasikan wewangian ke dalam rutinitas sehari-hari dengan lebih mudah.
Ôrəbella, yang didirikan oleh model Bella Hadid pada tahun 2024, mengungkapkan produk kabut tubuh dan rambut barunya dengan harga $39 per unit. Ketiga aroma tersebut—Gardenia’s Whisper dengan air mawar, Golden Brûlée dengan air kelapa, dan Nectar Dew dengan bunga jeruk—menampilkan formula yang lebih ringan dan bebas alkohol yang dirancang untuk diaplikasikan ke seluruh kulit dan rambut. Produk ini dapat digunakan berlapis dengan enam parfum kulit yang sudah ada dari merek tersebut. Hadid mengatakan kepada Vogue Business, “Kami tidak sekadar memperluas lini produk demi sesuatu yang baru, kami bertanya bagaimana wewangian dapat hadir di lebih banyak momen dalam hari seseorang, dengan lebih murah hati dan lebih mudah.” Ide ini muncul dari kebiasaan pribadinya menyemprotkan parfum kulit asli ke mana-mana setelah mandi atau sepanjang hari. Merek ini telah menunjukkan pertumbuhan yang kuat, dengan peningkatan penjualan dari tahun ke tahun yang mencapai dua digit serta pendapatan delapan angka. Produknya kini tersedia di lebih dari 2.000 toko di seluruh dunia, termasuk Ulta Beauty di AS, Meksiko, dan Timur Tengah, serta Douglas dan Nocibé di Eropa, dan Selfridges serta Brown Thomas di Inggris dan Irlandia. Parfum kulit terbaru, Jasmine Blues, mencatatkan penjualan minggu pertama dua kali lipat dibandingkan rilis sebelumnya. Hadid bekerja sama dengan manajer umum Alison Romash, yang sebelumnya bekerja di Nyx milik L’Oréal, serta ahli parfum Jérôme Epinette dari Robertet dan Clement Gavarry dari Firmenich. Ia menekankan untuk tetap setia pada akar merek tersebut dalam eksperimen pribadi dengan minyak esensial, yang dipengaruhi oleh penyakit Lyme kronis yang dideritanya serta fokus pada produk non-toksik yang menutrisi kulit. “Setiap detail memiliki alasan,” ujar Hadid.