Prabowo usulkan kerja dari rumah untuk efisiensi BBM

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia berhasil mengatasi pandemi Covid-19 dengan efisiensi seperti kerja dari rumah, yang menghemat BBM secara signifikan. Ia menekankan perlunya persiapan menghadapi skenario terburuk dari konflik di Timur Tengah yang berpotensi menaikkan harga BBM. Pidato ini disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada 13 Maret 2026.

Presiden Prabowo Subianto berpidato di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 13 Maret 2026. Ia menyoroti keberhasilan Indonesia melewati masa sulit seperti pandemi Covid-19, di mana masyarakat banyak bekerja dari rumah. Langkah ini menghasilkan efisiensi yang menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam jumlah besar dan mengurangi kemacetan lalu lintas.

"Dulu kita atasi (pandemi) Covid, berhasil kita. Dan kita mampu, banyak bekerja dari rumah, efisiensi, berarti kita menghemat BBM dalam jumlah yang sangat besar," ujar Prabowo.

Ia mengusulkan pertimbangan serupa untuk aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat agar tidak selalu ke kantor, yang bisa mengurangi kemacetan lebih lanjut. Prabowo juga menyebutkan opsi mengurangi hari kerja dan langkah penghematan lainnya, meskipun memerlukan pertimbangan matang.

Selain itu, Prabowo memperingatkan tentang konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran di Timur Tengah. Meskipun Indonesia saat ini aman, ia meminta menteri-menteri Kabinet Merah Putih untuk tidak lengah. "Saya kira itu yang saya ingin sampaikan bahwa kita walaupun merasa aman, tidak panik tapi kita juga tidak boleh terlalu lengah. Kita tidak boleh tidak mempersiapkan diri untuk kemungkinan paling jelek," katanya.

Ia berharap skenario terburuk tidak terjadi, tetapi ramalan menunjukkan perang yang panjang. Salah satu dampak potensial bagi Indonesia adalah kenaikan harga BBM.

Artikel Terkait

Finance Minister Purbaya Yudhi Sadewa announces budget limits and Friday work-from-home policy to combat fuel crisis from Middle East tensions.
Gambar dihasilkan oleh AI

Purbaya limits new budgets and proposes Friday WFH to save fuel

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Finance Minister Purbaya Yudhi Sadewa has limited new budget requests from ministries and agencies to safeguard the state budget amid global turbulence. He proposed work-from-home every Friday for civil servants and private sector after Eid al-Fitr 2026 to save up to 20 percent on fuel. This responds to the energy crisis from Middle East conflict.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa kebijakan bekerja dari rumah pada hari Jumat dapat menghemat bahan bakar minyak tanpa mengganggu produktivitas nasional. Pernyataan ini disampaikan saat bertemu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Jumat ini. Kebijakan tersebut masih dibahas dan dipantau langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dilaporkan oleh AI

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya membantah isu bahwa Indonesia akan mengalami kekacauan dalam waktu dekat. Ia menegaskan bahwa situasi terkendali, dengan harga BBM stabil dan perekonomian membaik. Pernyataan ini disampaikan saat bertemu wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan pada 10 April 2026.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa krisis global yang sedang terjadi di mana-mana justru menjadi peluang bagi Indonesia untuk bangkit lebih kuat. Ia menekankan bahwa negara yang kuat akan selamat sementara yang lemah akan menderita, sambil memuji pencapaian Badan Pengelola Investasi Danantara yang mencapai kenaikan return on asset 300 persen dalam setahun. Prabowo juga memperingatkan jajarannya agar tidak memberikan laporan palsu.

Dilaporkan oleh AI

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyatakan bahwa Kementerian PU tidak menerapkan kebijakan Work From Home hari Jumat untuk Aparatur Sipil Negara karena sifat tugas yang memerlukan kehadiran fisik. Keputusan ini didasari peran kementerian dalam penanganan bencana di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II-2026 bisa mencapai 5,7 persen. Ia menyatakan pemerintah masih punya ruang untuk mendorong aktivitas ekonomi karena kuartal tersebut baru memasuki April 2026. Pernyataan itu disampaikan Purbaya di Jakarta pada 24 April 2026.

Dilaporkan oleh AI

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Kamar Dagang AS (USCC), US-ASEAN Business Council (USABC), dan US-Indonesia Society (USINDO) di Washington DC pada 18 Februari 2026. Ia menekankan fondasi ekonomi Indonesia yang kuat, termasuk tidak pernah gagal bayar utang, serta mengundang investasi di tengah stabilitas politik dan ekonomi. Pertemuan ini digelar menjelang penandatanganan perjanjian perdagangan timbal balik (ART) dengan AS.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak