Shell Super, bahan bakar non-subsidi dengan RON 92, masih tersedia di sejumlah SPBU Shell di wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin pasokan BBM nasional aman jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ketersediaan ini mendukung mobilitas kendaraan di tengah dinamika distribusi.
Shell Super terus menjadi pilihan populer bagi pemilik kendaraan bermesin bensin di Indonesia karena nilai oktannya RON 92 yang cocok untuk mobil harian dan motor modern dengan kompresi menengah. Menurut data dari laman resmi Shell Indonesia pada Senin, 29 Desember 2025, stok bahan bakar ini masih tersedia di berbagai SPBU Shell di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Di Jakarta Barat, lokasi mencakup Arjuna Utara, Daan Mogot, JORR, Kiai Tapa, Meruya Utara, Puri, dan S Parman. Jakarta Pusat memiliki titik di Gunung Sahari, Menteng, Salemba, serta Jalan Suprapto. Sementara itu, Jakarta Selatan menawarkan ketersediaan paling merata di Antasari, Fatmawati, Gatot Subroto, Kemang Raya, TB Simatupang, dan Tendean.
Jakarta Timur mencakup Bekasi Raya, Basuki Rahmat, JGC, MT Haryono, dan Pemuda. Di Jakarta Utara, Shell Super dapat ditemukan di Kelapa Gading, Pantai Indah Kapuk, Pluit Selatan, Sunter, Semper, dan Yos Sudarso. Wilayah Banten seperti Tangerang memiliki SPBU di Alam Sutera, BSD, Bintaro, Gading Serpong, Karawaci, Pamulang, dan Cikupa. Di Cilegon dan Serang, tersedia di Ahmad Yani dan Serang Barat.
Di Jawa Barat, distribusi mencapai Bogor, Depok, Bekasi, Bandung, Cirebon, dan Karawang, termasuk Cibinong, Jagorawi KM 21, Margonda Raya, Jababeka, Pasteur, Kota Baru Parahyangan, dan Karawang Barat.
Secara nasional, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia meninjau Posko Nataru Sektor ESDM pada hari yang sama. Ia menegaskan pasokan BBM seperti Solar, RON 90, RON 92, dan Pertamax Turbo berada dalam kondisi aman dan mencukupi. "Dengan kondisi stok tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM maupun LPG selama periode Nataru," ujar Bahlil. Stok nasional berada di atas rata-rata normal, termasuk LPG. Peninjauan ini melibatkan pimpinan Pertamina untuk memastikan kesiapan di wilayah strategis seperti DKI Jakarta dan Banten.