Trump klaim FIFA beri trofi Club World Cup ke Gedung Putih

Chelsea meraih kemenangan mengejutkan 3-0 atas Paris Saint-Germain di final FIFA Club World Cup 2025 di MetLife Stadium. Presiden Donald Trump, yang hadir di acara tersebut, kemudian mengklaim bahwa FIFA telah memberikan trofi turnamen asli secara permanen ke Gedung Putih. Klaim itu muncul di tengah upacara pasca-pertandingan yang canggung di mana Trump bergaul dengan para pemain.

FIFA Club World Cup 2025 yang diperluas mencapai puncaknya pada hari Minggu di MetLife Stadium di East Rutherford, New Jersey, di mana tim Premier League Inggris Chelsea mengalahkan Paris Saint-Germain 3-0 di final. Kemenangan itu menjadi kejutan bagi Chelsea, yang mengejutkan para pengamat dengan penampilan dominannya di edisi diperluas perdana turnamen. Presiden Trump, yang telah akrab dengan presiden FIFA Gianni Infantino menjelang acara, membuat kehadirannya terasa setelah pertandingan. Ia memasuki lapangan di tengah sorak-sorai protes penonton dan berlama-lama dengan canggung di antara para pemain Chelsea selama upacara trofi. Kapten Reece James akhirnya mengangkat hadiah mengkilap itu, trofi yang dirancang oleh Tiffany and Co. dan terinspirasi dari probe ruang angkasa Voyager milik NASA. Dalam wawancara pasca-final dengan penyiar DAZN, Trump mengungkapkan apa yang ia gambarkan sebagai hadiah permanen dari FIFA. „Saya bilang, 'Kapan kalian ambil trofinya?'“ kenang Trump, menambahkan bahwa pejabat membalas, „'Kami tidak akan pernah mengambilnya. Anda bisa simpan selamanya di Oval Office. Kami buat yang baru.' Dan mereka benar-benar membuat yang baru. Itu cukup menarik, tapi sekarang ada di Oval Office.“ Trofi asli telah diungkap di Gedung Putih pada Maret bersama Infantino dan sejak itu menghiasi Oval Office selama berbagai acara, termasuk pertemuan dengan pemain Juventus dan pemberian kunci kepada Elon Musk pada Mei. FIFA belum mengumumkan rencana untuk trofi kedua, dan Instagram resmi Chelsea menampilkan pilot memegang apa yang tampak seperti trofi tersebut—replika atau bukan—sebelum tim berangkat ke London. Keterlibatan Trump menyoroti hubungan turnamen dengan AS, dengan acara diadakan di dalam negeri menjelang Piala Dunia 2026.

Artikel Terkait

FIFA President Gianni Infantino presents inaugural Peace Prize to President Trump at 2026 World Cup draw in Washington, D.C.
Gambar dihasilkan oleh AI

FIFA awards inaugural peace prize to Trump at World Cup draw

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

FIFA President Gianni Infantino presented U.S. President Donald Trump with the organization's first Peace Prize during the 2026 World Cup draw in Washington, D.C. The award, created shortly after Trump's Nobel loss, recognizes his efforts toward global peace and unity through football. The ceremony drew widespread mockery and criticism for its timing and perceived lack of transparency.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan bahwa Presiden AS Donald Trump akan bergabung dengannya dalam menyerahkan trofi juara Piala Dunia FIFA 2026. Upacara dijadwalkan pada 19 Juli di final turnamen. Infantino mengungkapkan hal itu selama acara kick-off di Davos.

Dilaporkan oleh AI

During the 2026 FIFA World Cup final draw on December 5, 2025, at the Kennedy Center in Washington, D.C., FIFA awarded U.S. President Donald Trump its first-ever Peace Prize. The honor, presented by FIFA President Gianni Infantino, recognized Trump's efforts in promoting global peace and unity through football. The ceremony sparked widespread controversy and online reactions.

Pemerintahan Trump mengungkapkan FIFA Prioritized Appointments Scheduling System, atau FIFA PASS, pada 17 November 2025, untuk mempercepat wawancara visa bagi penggemar internasional yang memiliki tiket untuk pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat. Inisiatif ini bertujuan menyeimbangkan kebijakan imigrasi yang ketat dengan arus masuk jutaan pengunjung yang diharapkan untuk turnamen yang dityelenggarakan bersama oleh AS, Meksiko, dan Kanada. Presiden FIFA Gianni Infantino memuji langkah tersebut sebagai langkah menuju membuat acara tersebut menjadi 'terbesar dan paling inklusif' dalam sejarah.

Dilaporkan oleh AI

Mantan presiden FIFA Sepp Blatter telah mendukung seruan penggemar untuk memboikot pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, dengan menyebut kekhawatiran atas kebijakan pemerintahan Trump. Blatter mendukung saran pengacara Swiss Mark Pieth untuk menjauh di tengah penindakan imigrasi dan kerusuhan politik. Turnamen yang dityelenggarakan bersama oleh AS, Kanada, dan Meksiko menghadapi pengawasan internasional yang semakin besar.

The 2026 FIFA World Cup draw took place on December 5 in Washington D.C., assigning 48 teams to 12 groups for the expanded tournament across the United States, Canada, and Mexico. President Donald Trump received FIFA's inaugural Peace Prize during the ceremony, amid controversy over its timing and legitimacy. The full schedule, featuring 104 matches from June 11 to July 19, highlights key fixtures like USA vs. Paraguay in Los Angeles.

Dilaporkan oleh AI

Mantan Presiden Donald Trump telah menyarankan untuk memindahkan pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 yang dijadwalkan di wilayah Boston karena kekhawatiran keamanan dan kritik terhadap kepemimpinan lokal. Usulan tersebut, yang dibuat pada 19 Oktober 2025, menargetkan pertandingan di Gillette Stadium di Foxborough, Massachusetts. Pejabat FIFA telah dengan tegas menyatakan bahwa keputusan semacam itu berada di bawah yurisdiksi mereka semata.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak