Trump akan co-presentasikan trofi Piala Dunia 2026

Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan bahwa Presiden AS Donald Trump akan bergabung dengannya dalam menyerahkan trofi juara Piala Dunia FIFA 2026. Upacara dijadwalkan pada 19 Juli di final turnamen. Infantino mengungkapkan hal itu selama acara kick-off di Davos.

Presiden FIFA Gianni Infantino membagikan berita tersebut pada Davos Kick-off untuk Piala Dunia 2026, sebuah acara yang selaras dengan World Economic Forum. Ia menekankan pentingnya trofi tersebut, dengan mengatakan, «Trofi ini akan diserahkan pada tanggal 19 Juli kepada kapten tim yang memenangkan Piala Dunia. Saya akan menyerahkannya bersama Presiden Amerika Serikat, negara tuan rumah. Tidak ada yang boleh menyentuh trofi ini.» Infantino, yang dibesarkan bermain sepak bola, merefleksikan hubungan pribadinya dengan hadiah tersebut. «Saya memutuskan menjadi presiden FIFA agar akhirnya memiliki hak istimewa dan kehormatan untuk menyentuh trofi ajaib ini,» katanya. «Ini benar-benar trofi paling ikonik di dunia olahraga. Ini benar-benar ajaib.» Trump memiliki pengalaman sebelumnya dengan penyerahan trofi FIFA. Tahun lalu, ia berpartisipasi dalam penyerahan setelah kemenangan 3-0 Chelsea atas Paris Saint-Germain di final Piala Dunia Antarklub FIFA. Selain itu, pada Desember, selama undian Piala Dunia di Washington, Trump menerima FIFA Peace Prize pertama dari Infantino. Penghargaan tersebut mengakui tindakan luar biasa untuk perdamaian yang menyatukan orang secara global. Infantino memuji Trump saat itu, mengatakan, «Anda pasti layak menerima FIFA peace prize pertama untuk tindakan Anda, untuk apa yang telah Anda capai – dengan cara Anda – tapi Anda mencapainya dengan cara yang luar biasa.» Trump menyebutnya «salah satu kehormatan besar» dalam hidupnya. Keterlibatan ini menegaskan hubungan Trump yang semakin erat dengan sepak bola internasional karena Amerika Serikat menjadi co-host turnamen 2026 bersama Kanada dan Meksiko.

Artikel Terkait

Gianni Infantino presents FIFA's first Peace Prize to Donald Trump onstage at the 2026 World Cup draw in Washington, D.C.
Gambar dihasilkan oleh AI

FIFA presents Donald Trump with inaugural peace prize during World Cup draw

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

During the 2026 FIFA World Cup final draw on December 5, 2025, at the Kennedy Center in Washington, D.C., FIFA awarded U.S. President Donald Trump its first-ever Peace Prize. The honor, presented by FIFA President Gianni Infantino, recognized Trump's efforts in promoting global peace and unity through football. The ceremony sparked widespread controversy and online reactions.

FIFA President Gianni Infantino presented U.S. President Donald Trump with the organization's first Peace Prize during the 2026 World Cup draw in Washington, D.C. The award, created shortly after Trump's Nobel loss, recognizes his efforts toward global peace and unity through football. The ceremony drew widespread mockery and criticism for its timing and perceived lack of transparency.

Dilaporkan oleh AI

Presiden Donald Trump menerima Hadiah Perdamaian FIFA pertama sepanjang sejarah selama undian Piala Dunia FIFA 2026 di Kennedy Center, Washington, D.C. Presiden FIFA Gianni Infantino menyerahkan penghargaan tersebut, menghormati upaya Trump untuk perdamaian global. Acara tersebut juga mengungkap grup untuk turnamen yang diperluas dengan 48 tim yang diadakan oleh Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

The 2026 FIFA World Cup draw took place on December 5 in Washington D.C., assigning 48 teams to 12 groups for the expanded tournament across the United States, Canada, and Mexico. President Donald Trump received FIFA's inaugural Peace Prize during the ceremony, amid controversy over its timing and legitimacy. The full schedule, featuring 104 matches from June 11 to July 19, highlights key fixtures like USA vs. Paraguay in Los Angeles.

Dilaporkan oleh AI

Di World Sports Summit di Dubai, Presiden FIFA Gianni Infantino mengumumkan bahwa kota tersebut akan menjadi tuan rumah FIFA World Football Awards 2026, menandai kemitraan baru dengan Dubai Sports Council. Ini menyusul upacara 2025 di Doha, di mana Ousmane Dembélé dan Aitana Bonmatí dinobatkan sebagai pemain terbaik.

Mantan presiden FIFA Sepp Blatter telah mendukung seruan penggemar untuk memboikot pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, dengan menyebut kekhawatiran atas kebijakan pemerintahan Trump. Blatter mendukung saran pengacara Swiss Mark Pieth untuk menjauh di tengah penindakan imigrasi dan kerusuhan politik. Turnamen yang dityelenggarakan bersama oleh AS, Kanada, dan Meksiko menghadapi pengawasan internasional yang semakin besar.

Dilaporkan oleh AI

Mantan presiden FIFA Sepp Blatter telah mendukung saran agar penggemar menghindari perjalanan ke Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026, mengutip kekhawatiran keamanan dan politik di bawah Presiden Donald Trump. Blatter mendukung komentar dari pakar anti-korupsi Mark Pieth, yang menyarankan pendukung untuk menjauh karena masalah imigrasi dan kerusuhan domestik. Seruan ini muncul di tengah kritik internasional yang semakin besar terhadap AS sebagai tuan rumah bersama.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak