Bank Indonesia
Rupiah melemah ke Rp17.668 per dolar AS di tengah upaya stabilisasi
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Nilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp17.668 per dolar AS pada Senin, 18 Mei 2026. Pemerintah dan Bank Indonesia mengambil langkah untuk menjaga stabilitas mata uang tersebut.
Nilai tukar rupiah mencapai Rp17.500 per dolar AS pada Selasa, 12 Mei 2026. Tekanan ini dipengaruhi kombinasi faktor global dan domestik.
Dilaporkan oleh AI
Bank Indonesia meluncurkan tujuh strategi untuk menjaga stabilitas rupiah yang terpuruk di Rp17.400 per dolar AS di tengah tekanan global. Langkah ini mendapat restu Presiden Prabowo Subianto usai pertemuan di Istana Kepresidenan pada 5 Mei 2026. Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan cadangan devisa yang cukup untuk intervensi pasar.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkap tiga kunci utama—optimisme, upaya maksimal seluruh pihak, dan sinergi—untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi pada 2026. Saat membuka acara Bank Indonesia Bersama Masyarakat (BIRAMA) 2025 di Jakarta pada 2 Desember 2025, ia menekankan ketahanan fundamental ekonomi Indonesia di tengah tantangan global. Warjiyo menegaskan komitmen BI untuk merumuskan kebijakan yang seimbang antara pertumbuhan dan stabilitas.
Dilaporkan oleh AI
Nilai tukar rupiah menguat 10 poin menjadi Rp16.706 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin pagi di Jakarta. Penguatan ini didorong oleh meredanya kekhawatiran gelembung spekulatif AI di pasar saham AS. Selain itu, pengumuman surplus transaksi berjalan dari Bank Indonesia juga mendukung pergerakan positif tersebut.