Bank Indonesia
Rupiah menguat di tengah data ekonomi AS lesu
Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI
Nilai tukar rupiah menguat 0,16 persen menjadi Rp16.665 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Rabu ini, seiring pelemahan data ekonomi Amerika Serikat. Pelaku pasar menanti pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diprediksi mempertahankan suku bunga acuan di 4,75 persen. Inflasi domestik melambat ke 2,72 persen year on year pada November 2025.
Bank Indonesia menegaskan bahwa kebijakan baru transaksi valas tidak membatasi pembelian tunai dolar AS maksimal US$50 ribu per pelaku per bulan, melainkan menurunkan ambang batas penyertaan dokumen underlying dari US$100 ribu menjadi US$50 ribu. Kebijakan ini berlaku mulai 1 April 2026 untuk menjaga stabilitas rupiah.
Dilaporkan oleh AI
Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan Kamis ini di Jakarta, didorong euforia kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan pada 4,75 persen. Penguatan ini juga didukung upaya pemerintah memperlebar defisit fiskal untuk pemulihan ekonomi nasional. Analis memprediksi rupiah bergerak di kisaran Rp16.900-Rp16.950 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah menguat 10 poin menjadi Rp16.706 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin pagi di Jakarta. Penguatan ini didorong oleh meredanya kekhawatiran gelembung spekulatif AI di pasar saham AS. Selain itu, pengumuman surplus transaksi berjalan dari Bank Indonesia juga mendukung pergerakan positif tersebut.