Bulan

Ikuti

Roket Space Launch System (SLS) milik NASA dijadwalkan untuk meluncurkan Artemis II paling cepat pada 1 April 2026, membawa empat astronaut dalam misi lintas awak ke sisi jauh Bulan—jarak terjauh dari Bumi yang pernah ditempuh manusia. Hal ini menyusul penyesuaian program Artemis pada bulan Februari untuk mengatasi keterlambatan SLS, dengan memanfaatkan tahap inti roket yang bertenaga serta pendorong yang telah dirinci sebelum lepas landas.

Dilaporkan oleh AI

Peneliti di University of Texas at Austin berhasil menumbuhkan kacang arab di tanah bulan simulasi, menandai langkah potensial menuju pertanian di Bulan. Eksperimen tersebut menggabungkan simulan regolith bulan dengan kompos cacing dan jamur untuk memungkinkan pertumbuhan tanaman dalam kondisi yang sebaliknya tidak ramah. Meskipun menjanjikan, uji coba lebih lanjut diperlukan untuk memastikan tanaman tersebut aman dan bergizi bagi astronot.

Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa asteroid besar menghantam bulan dari utara sekitar 4,3 miliar tahun lalu, membentuk cekungan South Pole-Aitken yang luas dan mengekspos material interior dalam. Pukulan menyamping ini menjelaskan medan cekungan yang tidak rata dan konsentrasi elemen kunci di sisi dekat bulan. Temuan ini dapat membantu misi Artemis NASA dalam mengungkap sejarah bulan.

Dilaporkan oleh AI

Analisis baru menunjukkan bahwa cekungan Kutub Selatan-Aitken bulan, kawah tertua dan terbesarnya, kemungkinan terbentuk dari dampak asteroid yang berasal dari utara daripada selatan. Temuan ini menantang asumsi sebelumnya tentang sejarah awal bulan. Penemuan ini dapat meningkatkan nilai misi Artemis III NASA mendatang ke tepi cekungan tersebut.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak