Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengungkapkan hampir 99 persen kasus kecurangan dalam SNBT tahun ini membidik program studi kedokteran. Sebanyak 38 kasus ditemukan dan pelakunya diblacklist.
Menteri Brian Yuliarto menyatakan perhatian serius diberikan untuk mencegah praktik curang berulang. Ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap kecurangan karena merugikan peserta lain dan mencederai karakter bangsa.
"Intinya ini sebagian besar mungkin hampir semuanya 99 persen itu adalah Prodi Kedokteran," kata Menteri Brian Yuliarto di Jakarta, Senin.
Ketua Tim SNPMB Eduart Wolok menambahkan data tahun lalu menunjukkan mayoritas pelaku menggunakan joki untuk masuk prodi kedokteran. Untuk SNBT 2026, peserta peminat kedokteran ditempatkan pada hari pertama dan kedua ujian guna meminimalkan celah kecurangan.