AI memulihkan filosofi kuno yang hilang dari gulungan Vesuvius

Para peneliti telah mengekstrak teks lengkap yang tersisa dari gulungan papirus yang terkarbonisasi menggunakan pemindaian resolusi tinggi dan kecerdasan buatan. Gulungan tersebut berasal dari perpustakaan di Herculaneum, yang terkubur akibat letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 M.

Gulungan tersebut menghasilkan 1,5 meter teks yang terbagi dalam 22 kolom. Isinya membahas etika, seni, dan sifat manusia dengan merujuk pada gagasan Stoikisme. Para pakar mengidentifikasi filsuf Yunani Chrysippus sebagai kemungkinan penulisnya.

Gulungan kedua diidentifikasi sebagai On Gods, Book 8 karya Philodemus. Karya ini merupakan kelanjutan dari seri yang sudah dikenal sebelumnya dan merupakan bagian dari koleksi perpustakaan milik Lucius Calpurnius Piso Caesoninus, ayah mertua Julius Caesar.

Proyek Vesuvius Challenge dimulai pada tahun 2023. Proyek ini menggunakan akselerator partikel untuk pemindaian 3D hingga resolusi 2 mikrometer dan kecerdasan buatan yang dilatih menggunakan berbagai gulungan. Federica Nicolardi dari Universitas Naples Federico II mengatakan bahwa teknik pembukaan virtual berhasil, sementara upaya fisik sebelumnya mengalami kegagalan.

Brent Seales dari Universitas Kentucky mencatat bahwa masih ada ratusan gulungan yang belum dibuka. Teknik ini dapat mengungkap lebih banyak karya yang hilang dalam beberapa dekade mendatang.

Artikel Terkait

Illustration of Pope Leo XIV releasing an encyclical on disarming AI, suitable for news article.
Gambar dihasilkan oleh AI

Paus Leo merilis ensiklik yang menyerukan pelucutan senjata AI

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Paus Leo XIV merilis ensiklik pertamanya pada 25 Mei, menyerukan agar AI dilucuti senjatanya demi kepentingan bersama. Dokumen sepanjang 40.000 kata tersebut, yang berjudul Magnifica Humanitas, ditandatangani pada 15 Mei di Roma.

Archaeologists in Egypt have unearthed a late Ptolemaic circular public bath and a Roman residential villa with multi-style mosaic floors in Alexandria's Moharam Bek area. The Supreme Council of Antiquities rescue excavation reveals a complete cultural sequence from Ptolemaic to Roman and Byzantine periods. The site demonstrates advanced urban planning in ancient Alexandria.

Dilaporkan oleh AI

Para peneliti dari Museum Nasional dan Universitas Kopenhagen telah menguraikan tablet tanah liat berusia lebih dari 4.000 tahun, mengungkap mantra sihir, catatan kerajaan, dan birokrasi sehari-hari dari peradaban Timur Tengah kuno. Teks-teks tersebut mencakup ritual anti-sihir langka yang melindungi raja-raja Asiria dan daftar raja yang mengisyaratkan keberadaan historis Raja Gilgamesh. Salah satu tablet bahkan mencatat tanda terima sederhana untuk bir.

Ethiopia's Authority for Research and Conservation of Cultural Heritage announced discovery of Homo sapiens fossils from 100,000 years ago in the Middle Awash area of the Afar region. The study, led by Dr. Yonas Beyene with scientists from 24 countries, fills key gaps in Africa's human origins timeline.

Dilaporkan oleh AI

Nobel laureate Olga Tokarczuk has responded to controversy over her reputed use of AI in writing her latest novel.

Google Play Books has introduced Book Insights, an AI-powered reading companion built with Gemini. The feature is available on select English titles.

Dilaporkan oleh AI

Yayasan asal Jerman dan Swiss telah memberikan dana lebih dari €1 juta untuk meneliti tempat pemujaan Romawi besar yang ditemukan di Frankfurt. Situs di kota kuno Nida, yang ditemukan saat pembangunan sekolah, memiliki bangunan-bangunan unik dan deposit ritual yang mengisyaratkan praktik langka. Para ahli dari berbagai institusi akan melakukan penelitian selama tiga tahun.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak