Para ilmuwan telah menemukan bahwa terumbu karang mengandung beragam komunitas mikroba, banyak di antaranya belum pernah diketahui sebelumnya, yang memproduksi senyawa dengan potensi kegunaan dalam bidang kedokteran dan bioteknologi. Temuan ini berasal dari studi berskala besar di seluruh Pasifik.
Sebuah tim internasional memeriksa sampel mikrobioma dari 99 terumbu karang di 32 pulau Pasifik. Mereka merekonstruksi genom dari 645 spesies mikroba, yang lebih dari 99 persen di antaranya belum pernah dideskripsikan secara genetik sebelumnya. Mikroba-mikroba ini hidup berdampingan secara erat dengan inang karang dan mencakup cakupan kluster gen biosintetik yang lebih luas daripada yang tercatat di tempat lain di lautan.