CEO Tesla Elon Musk mengisyaratkan demonstrasi groundbreaking untuk Roadster generasi berikutnya selama penampilan terbaru di podcast Joe Rogan Experience. Ia menggambarkan kendaraan tersebut memiliki 'teknologi gila' yang bisa membuatnya terbang, merujuk pada visi Peter Thiel tentang mobil terbang. Demo diharapkan sebelum akhir 2025, meskipun jadwal produksi masih tidak pasti.
Pada 31 Oktober 2025, Elon Musk bergabung dengan Joe Rogan untuk episode podcast berdurasi tiga jam di mana topik Tesla menjadi sorotan singkat. Setelah membahas Cybertruck, Rogan bertanya tentang Roadster generasi berikutnya yang lama tertunda. Musk mengonfirmasi bahwa Tesla 'semakin dekat untuk mendemonstrasikan prototipe' dan menjamin acara itu akan 'tak terlupakan', berpotensi menjadi 'peluncuran produk paling berkesan sepanjang masa'.
Musk menggoda kemampuan kendaraan tersebut, dengan mengatakan, 'Teman saya Peter Thiel pernah merefleksikan bahwa masa depan seharusnya memiliki mobil terbang, tapi kita tidak punya mobil terbang. Jika Peter ingin mobil terbang, kita seharusnya bisa membelinya'. Saat ditekan apakah itu benar-benar akan terbang, ia menjawab bahwa pendengar harus 'menunggu dan melihat'. Ia menambahkan, 'Ini adalah teknologi gila, gila yang kita punya di mobil ini... Lebih gila daripada apa pun James Bond. Jika Anda menggabungkan semua mobil James Bond, itu lebih gila dari itu'. Musk menekankan, 'Apakah itu bahkan mobil? Kelihatannya seperti mobil'.
Roadster Tesla asli, kendaraan pertama perusahaan, diproduksi dari 2008 hingga 2012. Model generasi berikutnya diungkap pada 2017 dengan rencana produksi dimulai 2020, tapi penundaan telah mendorongnya mundur setiap tahun. Pada 2017, Musk membahas 'paket SpaceX' dengan thruster gas dingin untuk melayang atau terbang. Baru-baru ini, Tesla mengajukan paten untuk sistem kipas di sisi rok untuk menghasilkan downforce atau memungkinkan melayang. Awal 2025, Musk menyebutkan perekrutan untuk 'baterai Roadster' dan mengulangi rencana demo.
Komentar Musk memicu lonjakan saham Tesla pada 31 Oktober. Analis mempertahankan rating Hold untuk saham TSLA dengan target harga rata-rata $395.54, menyiratkan penurunan 12.5%. Meskipun demo bertujuan menampilkan fitur inovatif, pertanyaan tetap ada tentang kesiapan pasar, volume produksi, dan harga.