Peneliti EPFL mengungkap kecerdasan kinematik untuk transfer keterampilan robot

Para peneliti di École Polytechnique Fédérale de Lausanne, Swiss, telah mengembangkan Kinematic Intelligence, sebuah kerangka kerja yang memungkinkan robot mempelajari keterampilan dari satu demonstrasi manusia dan mentransfernya ke perangkat keras yang berbeda tanpa perlu pelatihan ulang. Sistem bebas AI ini menghindari singularitas sendi, memastikan operasi yang aman di berbagai desain robot. Penelitian ini dirinci dalam makalah yang diterbitkan di Science Robotics.

Para ahli robotika telah lama menghadapi tantangan dalam mentransfer keterampilan yang dipelajari di antara robot dengan desain yang berbeda, seperti panjang atau orientasi sendi yang bervariasi. Sebuah tim yang dipimpin oleh Sthithpragya Gupta di EPFL mengatasi masalah ini dengan Kinematic Intelligence, yang menyematkan batasan fisik robot—seperti batas sendi dan singularitas—secara langsung ke dalam kebijakan kontrolnya sejak awal. 'Dengan desain baru, muncul kemampuan dan batasan yang berbeda,' ujar penulis pendamping Durgesh Haribhau Salunkhe. 'Masalahnya adalah beradaptasi dengan batasan dan kemampuan tersebut—untuk mereplikasi tindakan yang ditunjukkan oleh manusia secara akurat.'

Artikel Terkait

Sony AI robot Ace defeating a professional table tennis player on an Olympic-sized court.
Gambar dihasilkan oleh AI

Sony's AI robot Ace beats professional table tennis players

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Sony AI's table tennis robot Ace has challenged and sometimes defeated professional human players at an expert level. A study published Wednesday in Nature details how it learned via reinforcement learning and performed on an Olympic-sized court at Sony's Tokyo headquarters. The robot uses nine camera eyes to track the ball's spin by its logo.

Physical Intelligence, a San Francisco startup founded in 2024, is advancing robot control systems that learn multiple tasks using vision-language-action models derived from large language models. The company has demonstrated robots performing varied activities such as making coffee, folding clothes and cooking sweet potatoes based on verbal instructions.

Dilaporkan oleh AI

California-based Generalist AI has launched Gen-1, a new physical AI model that enables robots to handle tasks like folding laundry, fixing other robots and stuffing cash into wallets. The model draws on human dexterity data collected worldwide to teach robots 'physical common sense.' Co-founder Pete Florence described it as a major advance for real-world robotics.

Financial Secretary Paul Chan Mo-po said on Sunday that Hong Kong is advancing Artificial Intelligence development, including plans to open its first humanoid robot-operated convenience store.

Dilaporkan oleh AI

Nvidia's GTC event at the San Jose McEnery Convention Center featured demonstrations of several robots, including those from IntBot, Humanoid, and Noble Machines. Attendees interacted with AI-powered bots providing directions and fetching items via fleet control. The displays illustrated potential advancements in robotics, as predicted by Nvidia CEO Jensen Huang.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak