Georgia telah meluncurkan program pendanaan negara bagian pertamanya untuk melindungi lahan pertanian dari pembangunan yang pesat. Georgia Farmland Conservation Fund menerima $2 juta untuk tahun pertamanya, dengan seleksi yang diperkirakan berlangsung pada bulan Agustus. Para petani telah mengajukan permohonan untuk menjual hak pengembangan lahan mereka dengan tetap terus menggarap lahan tersebut.
Program ini mengikuti undang-undang tahun 2023 yang menciptakan sistem formal untuk menggabungkan dana negara bagian, daerah, dan federal guna membeli hak konservasi lahan pertanian. Pendaftaran untuk putaran pertama telah ditutup pada 20 Mei. Para pendaftar yang berhasil akan mengetahui pada bulan Agustus apakah mereka menerima pendanaan tersebut.
Komisaris Pertanian Negara Bagian Tyler Harper memperingatkan bahwa Georgia dapat kehilangan 800.000 hektar lahan pertanian pada tahun 2040. Ia menggambarkan potensi kerugian tersebut sebagai 10 persen dari total lahan pertanian negara bagian yang sangat mencengangkan. Pertanian tetap menjadi sektor ekonomi utama di negara bagian tersebut.
Petani Russ Moon, yang keluarganya telah mengelola lahan di Madison County selama empat generasi, mengatakan ia telah mengajukan permohonan untuk melindungi propertinya. “Menjual lahan tersebut bukanlah pilihan,” ujar Moon. “Saya berniat untuk tetap bertahan di sektor pertanian selama mungkin.”
Katherine Moore, presiden Georgia Conservancy, mencatat bahwa dana baru ini menawarkan alternatif bagi petani agar tidak menjual lahan kepada pengembang. Ia menyebut program ini belum pernah terjadi sebelumnya di negara bagian tersebut.