Para peneliti di Jepang telah menciptakan senyawa vitamin K baru yang tiga kali lebih efektif daripada bentuk alaminya dalam mengubah sel punca menjadi neuron. Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2025 ini menyasar penyakit yang merusak sel otak seperti Alzheimer dan Parkinson.
Lektor Kepala Yoshihisa Hirota dan Profesor Yoshitomo Suhara memimpin tim tersebut di Shibaura Institute of Technology. Mereka menggabungkan vitamin K dengan elemen vitamin A untuk menghasilkan 12 molekul hibrida. Salah satu senyawa, yang disebut Novel VK, menonjol dalam pengujian pada sel progenitor saraf tikus karena kemampuannya yang kuat dalam mendukung pertumbuhan neuron.