Studi temukan kadar normal rendah B12 terkait dengan perubahan otak

Sebuah studi dari University of California San Francisco mengaitkan kadar vitamin B12 aktif yang rendah namun masih dalam batas normal dengan melambatnya proses berpikir serta kerusakan materi putih pada lansia sehat. Penelitian yang diterbitkan di Annals of Neurology pada tahun 2025 ini menunjukkan bahwa pedoman saat ini mungkin melewatkan risiko neurologis dini. Para peneliti memeriksa 231 partisipan dengan usia rata-rata 71 tahun.

Studi ini berfokus pada orang dewasa yang lebih tua tanpa demensia atau gangguan kognitif ringan. Partisipan memiliki kadar B12 darah rata-rata sebesar 414,8 pmol/L, jauh di atas batas minimum AS yaitu 148 pmol/L. Mereka dengan kadar B12 aktif yang lebih rendah menunjukkan kecepatan pemrosesan yang lebih lambat dan respons visual yang tertunda setelah dilakukan penyesuaian terhadap faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, dan risiko kardiovaskular.

Artikel Terkait

A scientist in a lab analyzing a blood sample for early Alzheimer's detection, with brain scan overlays.
Gambar dihasilkan oleh AI

Blood test can reveal Alzheimer's signs years ahead

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

A new study shows that blood tests can detect signs of Alzheimer's several years before the disease develops. American researchers published the findings in The Lancet.

Researchers in Japan have identified an association between higher blood levels of vitamin C and greater gray matter volume plus stronger connectivity in a key brain network among adults over age 64.

Dilaporkan oleh AI

Scientists are raising new questions about the relationship between vitamin B12 and cancer risk. While deficiency has long been known to increase dangers, recent studies suggest very high levels may also play a role.

Women maintain normal scores on standard memory tests for nearly three years longer than men even after Alzheimer’s-related brain changes begin. This cognitive advantage can mask early signs of the disease and delay treatment. A new analysis of long-term studies in the US and Canada highlights the issue.

Dilaporkan oleh AI

A long-term study of more than 54,000 Danish adults has found that nitrate from vegetables is associated with a lower risk of dementia, while nitrate from red and processed meats or drinking water is linked to higher risk.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak