Korean government forms task force on EU's PFAS regulations

The South Korean government established a joint task force with local industry officials on Wednesday to respond to the European Union's plan to phase out per- and polyfluoroalkyl substances (PFAS). The EU plans to publish a draft opinion on PFAS restrictions later this month, aiming for universal adoption by 2027.

The South Korean government on Wednesday, March 25, established a joint task force with local industry officials to address the European Union's plan to phase out per- and polyfluoroalkyl substances (PFAS), the Ministry of Trade, Industry and Resources said. The task force, including ministry officials, related business associations, and companies, aims to develop a preemptive response strategy ahead of the EU's planned publication of a draft opinion on PFAS restrictions later this month. The EU seeks to universally adopt these restrictions by 2027 at the latest, a development expected to impact a wide range of Korean industries, including semiconductors, batteries, and automobiles. PFAS, dubbed 'forever chemicals' for their strong carbon-fluorine bonds, are used in electronics and semiconductor manufacturing as well as everyday products like food packaging. They accumulate in the environment and human body due to resistance to heat, water, and oil. The ministry stated it will actively respond to the EU's regulatory push while aiding private industries in developing PFAS replacement materials. It has supported R&D projects for PFAS-free textiles and secondary battery materials since 2024. 'Since the EU's PFAS regulation could have wide-ranging impacts on our key industries, the public and private sectors should work closely together to systematically respond to different stages of the EU's push for regulatory legislation,' said Lee Min-woo, director general for industrial policy at the ministry.

Artikel Terkait

Flinders University scientists in lab testing nano-cage adsorbent that removes 98% of PFAS from water, showing filtration process with molecular capture.
Gambar dihasilkan oleh AI

Tim Flinders University melaporkan adsorben sangkar nano yang menangkap PFAS rantai pendek dalam uji air

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI Fakta terverifikasi

Para peneliti di Flinders University menyatakan telah mengembangkan material adsorben yang mampu menghilangkan lebih dari 98% PFAS rantai pendek dan panjang—termasuk varian rantai pendek yang sulit ditangkap—dalam uji laboratorium aliran melalui air keran model. Pendekatan ini menanamkan sangkar molekuler berukuran nano ke dalam silika mesopori dan, dalam eksperimen yang dilaporkan, dapat diregenerasi serta tetap efektif setidaknya selama lima siklus penggunaan ulang.

Sebuah studi makanan hewan peliharaan komersial di Jepang menemukan tingkat tinggi bahan kimia abadi, yang dikenal sebagai PFAS, terutama pada produk berbasis ikan untuk kucing dan anjing. Tingkat ini sering melebihi ambang batas keamanan manusia yang ditetapkan oleh regulator Eropa. Peneliti mendesak pemantauan yang lebih baik untuk menilai risiko bagi hewan peliharaan.

Dilaporkan oleh AI

Merek perlengkapan sepeda motor Belanda Rev’it! sedang mengembangkan alternatif untuk zat per- dan polifluoroalkil, yang dikenal sebagai PFAS, dalam produknya. Perusahaan bertujuan mempertahankan perlindungan tahan air sambil mengatasi kekhawatiran lingkungan terhadap bahan kimia persisten ini. Upaya ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas di industri pakaian teknis.

Pada awal 2026, dua belas negara bagian telah menerapkan larangan tingkat negara bagian terhadap kantong plastik sekali pakai, dengan pembatasan tambahan pada wadah busa dan perlengkapan toilet hotel yang semakin populer. Undang-undang tanggung jawab produsen yang diperluas kini mencakup limbah kemasan di tujuh negara bagian, memindahkan biaya dari pembayar pajak ke produsen. Namun, undang-undang preemption di beberapa negara bagian membatasi tindakan lokal, dan AS tertinggal dari UE dan bagian Asia dalam regulasi plastik yang komprehensif.

Dilaporkan oleh AI

The South Korean government announced a 2.1 trillion-won ($1.45 billion) financial package to support the restructuring of Lotte Chemical Corp. and HD Hyundai Chemical at the Daesan industrial complex. This is the first authorized project under the petrochemical sector's broader self-rescue plan. The initiative aims to address supply gluts by reducing capacity and shifting toward high-value and eco-friendly products.

Presiden Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang memanggil Undang-Undang Produksi Pertahanan untuk memperkuat pasokan AS glifosat dan input utamanya, fosfor elementer—tindakan yang menuai kritik tajam dari bagian gerakan Make America Healthy Again (MAHA) meskipun Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. membela langkah tersebut sebagai langkah keamanan nasional.

Dilaporkan oleh AI

South Korea's business sentiment for May remains pessimistic due to the prolonged Middle East crisis, a Federation of Korean Industries survey showed Thursday. The business survey index for the top 600 companies by sales stood at 87.5, below the 100 benchmark where pessimists outnumber optimists. This marks two consecutive months below the line.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak