Medan magnet dorong pembentukan bintang biner dalam simulasi

Model superkomputer baru menunjukkan bahwa medan magnet memungkinkan dua protobintang membentuk sistem biner yang rapat dengan cara menghilangkan momentum sudut dari gas di sekitarnya.

Para peneliti menjalankan simulasi canggih pada superkomputer ATERUI III dan ATERUI II milik Jepang untuk mempelajari bagaimana bintang biner terbentuk pada tahap awal perkembangannya. Model tersebut menunjukkan bahwa medan magnet menjalar melalui gas di sekitar protobintang yang baru lahir dan bertindak memperlambat gerak orbitnya, sehingga menarik pasangan tersebut ke arah dalam. Simulasi kontrol tanpa medan magnet menghasilkan hasil sebaliknya, di mana protobintang justru menjauh satu sama lain. Temuan ini muncul dalam makalah yang diterbitkan di Monthly Notices of the Royal Astronomical Society oleh Tomoaki Matsumoto, Kenta Hotokezaka, dan Kohei Inayoshi. Proses yang sama mungkin juga terjadi dalam skala yang lebih besar. Tim mencatat bahwa medan magnet dapat membantu pasangan lubang hitam masif di galaksi muda untuk kehilangan momentum sudut dan akhirnya bergabung. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji efek ini dalam skala waktu yang panjang yang terlibat dalam penggabungan lubang hitam. Studi ini didukung oleh National Institutes of Natural Sciences.

Artikel Terkait

Para peneliti di University of Wisconsin-Madison telah menggunakan simulasi plasma tingkat lanjut untuk menunjukkan bagaimana medan magnet berskala besar muncul dari aliran turbulen di luar angkasa. Temuan ini diterbitkan dalam jurnal Nature. Hasil tersebut menawarkan penjelasan baru mengenai struktur magnet teratur yang teramati di seluruh alam semesta.

Dilaporkan oleh AI

Para astronom telah mencatat bukti langsung pertama pembentukan magnetar selama peristiwa supernova super terang. Penemuan ini berasal dari pengamatan terhadap SN 2024afav, yang meledak sekitar satu miliar tahun cahaya dari Bumi.

Para astronom telah menemukan sistem planet di sekitar bintang katai merah di mana sebuah dunia berbatu mengorbit di luar dua planet raksasa gas, yang menantang model standar tentang bagaimana planet terbentuk. Penemuan di sekitar LHS 1903 ini menunjukkan bahwa planet mungkin muncul secara berurutan, bukan sekaligus.

Dilaporkan oleh AI

Sebuah model matematika baru menunjukkan bagaimana dua lubang hitam supermasif yang bergabung dapat menghasilkan lubang hitam rekoil yang terlempar keluar dari galaksinya dengan kecepatan tinggi. Penelitian ini menawarkan asal-usul yang mungkin bagi kandidat lubang hitam yang melesat keluar yang diidentifikasi dalam pengamatan tahun 2023.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak