Metode baru dapat mengungkap pasangan lubang hitam supermasif yang tersembunyi

Para astronom telah menguraikan strategi untuk mendeteksi biner lubang hitam supermasif yang mengorbit dengan jarak dekat dengan mencari kilatan cahaya bintang yang diperbesar secara berulang akibat pelensaan gravitasi.

Para peneliti dari Universitas Oxford dan Max Planck Institute for Gravitational Physics menjelaskan pendekatan tersebut dalam sebuah studi yang diterbitkan di Physical Review Letters. Metode ini berfokus pada bintang-bintang yang cahayanya diperkuat berulang kali saat melewati lubang hitam berpasangan, yang terbentuk setelah penggabungan galaksi. Dr. Miguel Zumalacárregui mengatakan bahwa lubang hitam supermasif bertindak sebagai teleskop alami dengan membelokkan cahaya yang lewat. Profesor Bence Kocsis mencatat bahwa sistem biner menciptakan wilayah yang lebih besar di mana pembesaran ekstrem dapat terjadi dibandingkan dengan lubang hitam tunggal. Mahasiswa pascasarjana Hanxi Wang memimpin penelitian ini dan menjelaskan bahwa lubang hitam yang mengorbit menyebabkan kurva kaustik menyapu bintang-bintang latar belakang, sehingga menghasilkan semburan kecerahan yang dapat diprediksi. Pola-pola ini dapat memungkinkan para astronom untuk memperkirakan massa lubang hitam dan detail orbitnya. Observatorium Vera C. Rubin dan Teleskop Luar Angkasa Nancy Grace Roman diharapkan dapat membantu mengidentifikasi peristiwa semacam itu dalam beberapa tahun mendatang, berpotensi beberapa tahun sebelum detektor gelombang gravitasi berbasis luar angkasa tersedia.

Artikel Terkait

New analysis of gravitational wave data indicates that the universe's heaviest black holes arise from multiple collisions inside dense star clusters instead of single stellar collapses.

Dilaporkan oleh AI

Astronomers have uncovered evidence that a black hole and neutron star merged while following an unusual oval-shaped orbit, challenging expectations of circular paths in such events. The discovery comes from a reanalysis of gravitational wave data from the event known as GW200105. This finding suggests the system formed in a dynamic stellar environment.

Astronomers have observed a supermassive black hole in galaxy J1007+3540 restarting powerful jets after nearly 100 million years of inactivity. The jets, distorted by intense pressure from a surrounding galaxy cluster, stretch nearly a million light-years. The findings reveal cycles of black hole activity shaping the galaxy's structure.

Dilaporkan oleh AI

Astronomers have identified a hidden white dwarf companion as the source of extreme X-rays from the naked-eye star Gamma Cassiopeiae. Observations from Japan's XRISM space telescope revealed the companion's orbital motion through shifting plasma velocities. The discovery confirms a long-predicted class of binary star systems.

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak