Pesawat luar angkasa Psyche milik Nasa selesaikan lintas terbang Mars untuk menambah kecepatan

Pesawat luar angkasa Psyche milik Nasa telah memanfaatkan gravitasi Mars untuk melaju menuju asteroid targetnya. Manuver tersebut terjadi pada 15 Mei saat wahana antariksa itu melintas dekat dengan planet tersebut.

Pesawat luar angkasa tersebut terbang dalam jarak 2.864 mil dari permukaan Mars. Bantuan gravitasi ini meningkatkan kecepatannya sekitar 1.000 mil per jam dan menyesuaikan lintasannya menuju sabuk asteroid tanpa menggunakan bahan bakar tambahan. Para insinyur memverifikasi hasil tersebut melalui sinyal radio yang diterima oleh Deep Space Network milik Nasa.

Artikel Terkait

Dramatic liftoff of NASA's SLS rocket carrying Artemis II astronauts on the first crewed lunar flyby mission in over 50 years.
Gambar dihasilkan oleh AI

Misi Artemis II NASA luncurkan empat astronaut dalam misi terbang lintas Bulan berawak pertama dalam lebih dari 50 tahun

Dilaporkan oleh AI Gambar dihasilkan oleh AI

Misi Artemis II NASA berhasil lepas landas pada 1 April 2026 dari Kennedy Space Center di Florida, mengirim astronaut Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, dan Jeremy Hansen di dalam pesawat ruang angkasa Orion untuk misi terbang lintas Bulan berawak pertama sejak Apollo 17. Didorong oleh roket Space Launch System (SLS), uji coba penerbangan selama 10 hari ini akan memvalidasi sistem penting untuk pendaratan Bulan di masa depan serta misi ke Mars, dengan mengitari sisi jauh Bulan.

Wahana antariksa Psyche milik NASA melintasi Mars pada 15 Mei, menggunakan gravitasi planet tersebut untuk menambah kecepatan dan menyesuaikan jalurnya. Manuver ini membawanya lebih dekat ke Mars dibandingkan kedua bulan planet tersebut.

Dilaporkan oleh AI

Wahana antariksa Psyche milik NASA dijadwalkan melintas dalam jarak 2.800 mil dari Mars pada 15 Mei untuk mendapatkan dorongan gravitasi menuju asteroid targetnya. Manuver ini akan meningkatkan kecepatan wahana tersebut sekaligus memungkinkan pengujian instrumen ilmiahnya.

Para ilmuwan dari University of Basel, ETH Zurich, dan European Space Agency telah menguji robot berkaki empat yang dilengkapi dengan lengan robotik untuk mengeksplorasi permukaan planet dengan lebih efisien. Robot tersebut menavigasi medan berbatu secara otonom, mengidentifikasi target, dan mengumpulkan data lebih cepat daripada metode tradisional yang dipandu manusia. Temuan yang diterbitkan minggu ini menunjukkan bahwa teknologi ini dapat mempercepat prospeksi sumber daya dan pencarian tanda-tanda kehidupan di bulan dan Mars.

Dilaporkan oleh AI

Misi Artemis II NASA telah mencapai hari keenam, dengan empat awaknya mendekati sisi jauh bulan. Pesawat luar angkasa tersebut tetap berada di jalurnya untuk melakukan lintas terbang bulan sementara para astronaut membagikan gambar dan video Bumi. Mereka juga sedang menguji sistem untuk misi masa depan dan mengatasi masalah toilet.

Awak Artemis II NASA, yang berada di dalam pesawat ruang angkasa Orion bernama Integrity, telah berhasil meninggalkan orbit Bumi dan menuju Bulan setelah pembakaran mesin utama. Para astronaut melaporkan tidak ada masalah berarti, membagikan foto Bumi yang memukau, serta berbicara dengan keluarga dan media. Misi ini tetap berjalan sesuai jadwal untuk mencapai titik terdekat dengan Bulan pada hari Senin dan pendaratan di laut pada 10 April.

Dilaporkan oleh AI

Wahana penjelajah Perseverance milik NASA mengirimkan swafoto baru dari Mars minggu ini setelah menjelajah ke sebelah barat Kawah Jezero.

 

 

 

Situs web ini menggunakan cookie

Kami menggunakan cookie untuk analisis guna meningkatkan situs kami. Baca kebijakan privasi kami untuk informasi lebih lanjut.
Tolak